Tentukan Nasibmu Sendiri dengan Kemandirian dan Kejujuran
“Sebagai bangsa yang besar kita mempunyai hak untuk menentukan nasib kita sendiri tanpa campur tangan bangsa asing …
Saat ini bangsa kita menjadi bangsa yang pandai mencium tangan, tapi takut menggenggam nasibnya sendiri, kita di didik untuk hormat, tapi tidak di ajari mencintai, maka agama pun dijadikan parade, bukan jalan pulang. Kebenaran di jadikan bisnis dan kejujuran di penjara oleh gelar…
Aku tidak sedang memberontak…
Aku hanya menolak dari bagian sunyi yang penuh kepura – puraan.
Kalau hidup hanya tentang ikut barisan dan takut salah, buat apa tuhan berikan kita hati dan akal !?..
Ungkapan diatas merupakan bagian dari sebuah tulisan yang mengandung pesan moral (message for the Indonesian people) yang di sampaikan oleh bapak pendiri bangsa kita “Soekarno” yang dikenal dengan sebutan “Bung Karno”.
Beliau menyampaikan pesan ini kepada seluruh anak – anak bangsanya. Ditanah air, Ya” bangsa kita, beliau menyapaikan tentang prinsif sebagai jati diri bangsanya yang harus memiliki kemandirian, kebebasan, dan kejujuran dalam menentukan nasib bangsa sendiri.
Penulis tampaknya sedang menyampaikan kritik terhadap kondisi masyarakat yang terlalu patuh dan takut untuk mengambil keputusan sendiri, serta lebih memilih untuk mengikuti tanpa mempertanyakan.
Beberapa tema yang dapat diidentifikasi dalam tulisan tersebut adalah:
1. Kemandirian dan Kebebasan: Penulis menekankan pentingnya menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan pihak lain.
2. Kritik terhadap Kepatuhan Buta: Penulis mengkritik masyarakat yang terlalu patuh dan takut untuk mengambil keputusan sendiri.
3. Pentingnya Kebenaran dan Kejujuran: Penulis menekankan pentingnya kebenaran dan kejujuran dalam hidup, serta mengkritik praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
4. Penolakan terhadap Kepura-puraan: Penulis menolak kepura-puraan dan ingin mengungkapkan kebenaran yang sebenarnya.
Tulisan tersebut juga memiliki nada yang cukup kuat dan kritis, serta mengandung pesan yang mendalam tentang pentingnya kemandirian, kebebasan, dan kejujuran dalam menentukan nasib bangsa.[red]
Kolom Pendidikan ini sengaja penulis sajikan bertujuan untuk membagikan inspirasi dan refleksi tentang pentingnya kemandirian, kejujuran, dan kebebasan dalam menentukan nasib bangsa. Mari kita bersama-sama membangun kesadaran dan komitmen untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat kita
Pewarta ; tholib
Redaksi ; fikiranrajat.id
Sumber. ; Anak bangsa indonesia























Discussion about this post