Pola Pengulangan yang Memuakkan
Penelusuran Bersamarajat.id mengungkap sebuah fakta yang tak bisa lagi ditutup-tutupi: adanya pola pengulangan penyedia jasa yang sangat janggal dalam proyek ini. Seolah ada skenario yang disusun rapi untuk memenangkan pihak-pihak tertentu secara berulang.
Apakah Kementerian terkait buta terhadap rekam jejak ini? Atau justru ada pembiaran yang disengaja agar “permainan” ini terus berjalan mulus? Ketika sebuah perusahaan yang sama terus muncul di balik proyek-proyek bermasalah, integritas proses lelang patut dipertanyakan di depan publik.
Membedah Angka: Selisih Pagu dan HPS yang Mencurigakan
Investigasi kami terhadap dokumen pengadaan menunjukkan anomali tajam. Selisih antara Pagu, Harga Perkiraan Sendiri (HPS), dan nilai kontrak bukan sekadar angka-angka teknis; ini adalah indikator yang sering kali menjadi celah bagi praktik mark-up atau pengaturan pemenang tender.
Angka Rp88,7 miliar bukanlah jumlah yang sedikit. Jika uang sebanyak itu tidak mampu menghasilkan gedung yang layak pakai, maka ke mana saja aliran dana tersebut? Kami menuntut Kementerian Kesehatan untuk tidak bersembunyi di balik alasan teknis. Publik berhak tahu ke mana saja uang pajak kami lari.
Nasib Anak Bangsa Menjadi Tumbal
Di saat para mafia proyek mungkin sedang berpesta di balik layar, ribuan mahasiswa Poltekkes Jambi menjadi korban utama. Laboratorium yang seharusnya menjadi ruang bagi mereka untuk menuntut ilmu justru menjadi monumen kegagalan yang memuakkan. Hak mereka atas fasilitas pendidikan yang layak telah dicuri oleh keserakahan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek ini.
Bersamarajat.id dengan tegas menyatakan: kami tidak akan berhenti di sini. Investigasi kami menunjukkan adanya relasi antar-perusahaan yang mencurigakan, yang mengarah pada satu kesimpulan bahwa proyek ini tidak dikelola untuk kepentingan pendidikan, melainkan untuk memperkaya kroni.
Ultimatum untuk Kementerian
Kami menuntut tanggung jawab penuh dari pihak Kementerian terkait. Jangan mencoba mengelak dengan narasi normatif. Audit investigatif secara menyeluruh harus segera dilakukan, dan aparat penegak hukum harus segera turun ke lapangan sebelum jejak-jejak bukti “dibersihkan”.
Nasib anak bangsa adalah amanah negara. Jika Kementerian gagal melindungi anggaran ini dari tangan-tangan jahat, maka Kementerian tersebut telah gagal menjalankan fungsinya. Kami berdiri di sisi mahasiswa dan rakyat Jambi untuk menuntut keadilan.
Negara harus hadir, atau kami akan terus berteriak sampai keadilan itu ditemukan.
Redaksi Bersamarajat.id akan terus mengawal skandal ini. Jika ada pihak yang memiliki bukti lebih lanjut mengenai keterlibatan oknum dalam proyek ini, silakan hubungi kami. Kebenaran tidak bisa dibungkam oleh uang.
Pewarta : Lukman























Discussion about this post