JAKARTA – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu (11/3). Pertemuan ini menitikberatkan pada penguatan strategi pelaksanaan tugas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Dalam rapat tersebut, kedua kementerian sepakat memperkuat sinergi lintas sektor antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia guna memastikan pengelolaan kawasan hutan berjalan optimal, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan pertahanan negara.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah percepatan proses Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk mendukung kebutuhan strategis pertahanan. Selain itu, pemerintah juga mendorong transformasi digital dalam tata kelola kehutanan, guna meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan.
Tak hanya itu, peningkatan pengamanan kawasan hutan turut menjadi perhatian, termasuk rencana penambahan personel Polisi Kehutanan (Polhut) sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan dari berbagai potensi pelanggaran.
Dalam pernyataannya, kedua pihak juga menegaskan pentingnya koordinasi yang lebih erat dalam mendukung arah kebijakan Presiden. Salah satu langkah konkret yang dirancang adalah integrasi peran Polhut ke dalam Komando Cadangan (Komcad) melalui program pelatihan bela negara.
Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat ketahanan nasional berbasis sumber daya kehutanan, sekaligus memastikan kawasan hutan tetap terjaga dari ancaman kerusakan maupun penyalahgunaan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait dari kedua kementerian, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan, pertahanan, dan kelestarian lingkungan.
(Redaksi FikiranRajat.id)























Discussion about this post