Upaya konfirmasi Redaksi FikiranRajat.id kepada Bastari terkait sejumlah persoalan proyek infrastruktur terekam jelas dalam jejak komunikasi WhatsApp.
Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang dimiliki redaksi, pesan konfirmasi terkirim dan terbaca . Redaksi juga melakukan panggilan suara berulang, namun tidak dijawab. Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun klarifikasi tertulis yang disampaikan.
Permintaan Jawaban Tertulis Berbasis Dokumen
Dalam pesan yang dikirimkan, redaksi secara tegas meminta jawaban tertulis dan berbasis dokumen, antara lain terkait:
▪️RAB lampu jalan tenaga surya yang mencantumkan biaya ± Rp311.000 per titik untuk desa,
▪️Fakta lapangan yang menunjukkan pemasangan di wilayah kota dan tidak menggunakan sistem tenaga surya utuh,
▪️Dasar hukum perubahan lokasi dari desa ke kota, termasuk nomor dan tanggal revisi DPA/addendum.
Permintaan tersebut diajukan untuk memastikan akurasi, keberimbangan, dan akuntabilitas atas penggunaan anggaran publik.
Telepon Tak Dijawab, Klarifikasi Nihil
Jejak komunikasi menunjukkan panggilan suara dilakukan lebih dari sekali dan tidak dijawab. Kondisi ini memperkuat fakta bahwa upaya konfirmasi telah ditempuh secara patut, namun klarifikasi tidak diberikan.
Ruang Hak Jawab Tetap Dibuka
Redaksi menegaskan bahwa ruang hak jawab tetap dibuka bagi Bastari maupun Dinas Perkim PUPR Sarolangun. Klarifikasi dapat disampaikan kapan pun melalui email resmi redaksi atau kanal komunikasi publik lainnya.
Jejak digital tak berbohong: pesan terbaca, panggilan dilakukan, jawaban tak ada.























Discussion about this post