BERSAMARAJAT.ID
Suara Kebenaran, Menembus Tembok Kedzaliman
BERSAMARAJAT.ID – JAMBI — Praktik dugaan persekongkolan kotor yang mengorbankan keringat rakyat kecil kembali membakar emosi warga. Pihak masyarakat petani yang menggantungkan hidupnya pada lahan Koperasi PHK (Pajar Hutan Kehidupan) dan Koperasi HTL (Hutan Tumbuh Lestari) kini meradang setelah lahan serta tanaman sawit milik mereka digusur secara sepihak dan membabi buta. Nama Sofian alias Koeng, yang menjabat sebagai Badan Pengawas (BP) Koperasi, kini menjadi sorotan utama dan dituding sebagai sosok kunci yang bertindak seolah-olah “menumbalkan” warga demi kepentingan tertentu.
Pengusuran liar tanpa adanya surat pemberitahuan maupun musyawarah ini dilakukan oleh pihak PT WKS (Wira Karya Sakti) yang ditengarai bekerja sama rapat dengan oknum internal koperasi. Tindakan arogan di lapangan ini mendadak memicu pertikaian panas dan ketegangan hebat antara masyarakat korban, pihak PT WKS, dan pengurus Koperasi.
Modus Iming-Iming Sofian Alias Koeng dan Dugaan Penipuan Terstruktur
Berdasarkan dokumen kronologis yang dikantongi redaksi BersamaRajat.id, skenario yang menjerat warga ini bermula dari pergerakan Sofian alias Koeng. Selaku Badan Pengawas Koperasi, ia secara aktif menyuruh dan mengarahkan masyarakat untuk menanam bibit kelapa sawit di areal Koperasi PHK dan HTL.
Terpikat oleh iming-imimg, ajakan, dan jaminan dari Sofian alias Koeng, warga pun tergerak menginvestasikan modal, tenaga, serta waktu mereka untuk merawat bibit sawit tersebut. Memasuki tahun pertama pasca-penanaman, situasi sempat tampak aman tanpa ada riak-riak masalah.
Namun, memasuki tahun 2025, petaka menghampiri para petani. Tanpa ada angin dan hujan, PT WKS bersama Koperasi tiba-tiba menurunkan armada untuk meratakan tanaman sawit warga. Tanpa ada peringatan, tanpa sosialisasi, dan tanpa ganti rugi, seluruh hasil jerih payah warga luluh lantak dalam hitungan hari. Dugaan permainan kotor Sofian alias Koeng yang memanfaatkan warga di awal lalu membiarkan mereka digusur kini makin benderang.
“Kami Ditipu dan Ditumbalkan!” — Suara Keras Korban Penolakan Arogansi
Perwakilan masyarakat yang menjadi korban pengusuran meluapkan kemarahannya atas kesewenang-wenangan ini. Mereka merasa dipermainkan secara sistematis oleh oknum koperasi dan korporasi raksasa.
“Kami ini rakyat kecil yang berniat usaha jujur! Kami mau menanam karena disuruh dan dijamin oleh Sofian alias Koeng selaku Badan Pengawas Koperasi. Tapi begitu tanaman sudah tumbuh dan berumur, PT WKS main gusur begitu saja di tahun 2025! Ke mana Sofian alias Koeng sekarang? Ini persekongkolan jahat yang sengaja menumbalkan masyarakat demi keuntungan mereka!” cerceh perwakilan warga dengan nada tinggi.
Masyarakat menegaskan tidak akan tinggal diam atas kerugian materiil dan moral ini. Gelombang perlawanan hukum dan aksi massa tengah disiapkan untuk menuntut pertanggungjawaban penuh dari Sofian alias Koeng serta manajemen PT WKS.
Tuntutan Berani & Menekan dari BersamaRajat.id:
Melihat indikasi kuat adanya penipuan terencana dan kesewenang-wenangan di lapangan, BersamaRajat.id bersama warga menekan keras pihak-pihak terkait:
- Seret dan Periksa Sofian Alias Koeng: Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk segera memanggil, memeriksa, dan memproses hukum Sofian alias Koeng atas dugaan penipuan, penggelapan hak, serta penghasutan yang merugikan masyarakat!
- Ganti Rugi Penuh dari PT WKS & Koperasi: PT WKS dan Koperasi PHK/HTL wajib bertanggung jawab penuh membayar ganti rugi 100% atas seluruh tanaman milik warga yang telah dihancurkan secara sepihak!
- Hentikan Segala Aktivitas Pengusuran: PT WKS diimbau keras untuk menghentikan seluruh alat berat dan tindakan intimidatif di areal konflik sebelum hak-hak rakyat diselesaikan secara sah.
- Usut Legalitas Kerja Sama: Dinas Koperasi, Kementerian LHK, dan Polda setempat diminta membongkar dokumen kerja sama antara PT WKS dan Koperasi PHK/HTL agar tidak ada lagi oknum yang menjadikan lahan koperasi sebagai ajang “bisnis gelap” yang mengorbankan rakyat.
EDITORIAL NOTE BERSAMARAJAT.ID: Keringat rakyat bukan untuk dipermainkan oleh oknum koperasi yang berselimut korporasi! Redaksi BersamaRakyat.id akan terus memburu transparansi kasus ini dan tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran sampai Sofian alias Koeng beserta PT WKS mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum! (TIM INVESTIGASI / BERSAMARAJAT.ID)























Discussion about this post