SAROLANGUN – Kepala Desa Muaro Cuban, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Julius, akhirnya memberikan tanggapan atas berbagai pemberitaan dan isu yang berkembang terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah desanya.
Melalui komunikasi via sambungan telepon, Julius menyampaikan pesan kepada ketua organisasi pers PPWI serta pihak media yang memberitakan dugaan keterlibatannya.
Menurut Julius, informasi yang beredar selama ini dinilainya tidak benar.
“Kalau memang punya data, silakan bawa ke meja hijau. Semua yang disampaikan media itu hoaks,” ujar Julius saat dikonfirmasi melalui telepon.
Bantahan Tegas Pemerintah Desa
Julius menegaskan bahwa berbagai tudingan yang mengaitkan dirinya dengan aktivitas PETI maupun isu pengelolaan alat berat tidak berdasar.
Ia bahkan mempersilakan pihak mana pun yang merasa memiliki bukti untuk menempuh jalur hukum agar persoalan tersebut dapat diuji secara resmi di pengadilan.
Pernyataan tersebut menjadi respons pertama pemerintah desa setelah sebelumnya muncul berbagai informasi dari sejumlah sumber yang berkembang di tengah masyarakat.
Media Tetap Buka Ruang Klarifikasi
Redaksi menegaskan bahwa seluruh pemberitaan investigasi yang telah diterbitkan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pers berdasarkan keterangan narasumber di lapangan.
Namun demikian, sesuai prinsip cover both side, media memberikan ruang seluas-luasnya kepada Kepala Desa Muaro Cuban untuk menyampaikan klarifikasi maupun data pembanding.
Redaksi juga membuka kesempatan apabila pemerintah desa berkeinginan melakukan:
▪️konferensi pers terbuka,
▪️hak jawab tertulis,
▪️maupun penyampaian dokumen resmi terkait isu yang berkembang.
Publik Menunggu Transparansi
Di tengah polemik yang masih berlangsung, masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka dan tidak menimbulkan konflik sosial berkepanjangan di Desa Muaro Cuban.
Hingga saat ini, aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah belum menyampaikan pernyataan resmi terkait polemik aktivitas PETI di wilayah tersebut.
(Tim Investigasi FikiranRajat.id)























Discussion about this post