TEBO ULU – Gelombang isu dugaan perselingkuhan kembali mengguncang Kabupaten Tebo. Kali ini, sorotan publik mengarah pada seorang perempuan berinisial AM, yang disebut-sebut merupakan istri kepala desa di wilayah Tebo Ulu.
Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, AM diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang pria berinisial S, yang diketahui berstatus suami orang dan berdomisili di Desa Pulau Jelmu.
Isu ini bukan sekadar kabar angin. Berdasarkan penelusuran di lapangan, persoalan tersebut telah memasuki ranah keluarga dan bahkan telah dilakukan pertemuan internal untuk membahas dugaan hubungan tersebut.
Lebih mengejutkan, pada hari ini dikabarkan akan digelar sidang adat di Desa Pulau Jelmu — sebuah langkah yang menunjukkan bahwa kasus ini sudah dianggap serius oleh masyarakat setempat.
Diamnya Aparat Desa Dipertanyakan
Hingga berita ini diturunkan, Khozin, Kepala Desa Pulau Jelmu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Sikap bungkam ini justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Ada apa sebenarnya?
Mengapa tidak ada klarifikasi resmi dari pihak desa?
Ujian Moral di Lingkar Kekuasaan Desa
Kasus ini kembali membuka luka lama terkait maraknya dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum di lingkungan pemerintahan desa hingga ASN di Kabupaten Tebo.
Jika benar, maka ini bukan sekadar persoalan pribadi — tetapi sudah menyentuh:
▪️Etika pejabat publik
▪️Martabat keluarga pemimpin desa
▪️Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan
Potensi Dampak Serius
Apabila dugaan ini terbukti, maka konsekuensinya tidak ringan:
▪️Sanksi sosial melalui hukum adat
▪️Tekanan moral terhadap kepala desa
▪️Menurunnya legitimasi kepemimpinan di mata masyarakat
Langkah Lanjutan
Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada:
▪️Camat Tebo Ulu
▪️Pihak keluarga terkait
▪️Tokoh adat setempat
Untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang liar di tengah masyarakat.
CATATAN REDAKSI
Publik berhak mendapatkan kejelasan.
Jangan sampai kasus seperti ini:
👉 Dibiarkan mengendap
👉 Diselesaikan diam-diam tanpa transparansi
👉 Atau justru ditutup-tutupi
Jika benar terjadi, maka ini adalah tamparan keras bagi moral pejabat desa di Tebo.[red]























Discussion about this post