• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Dapur MBG di Lapas Jambi: Pemberdayaan Narapidana atau Ironi di Tengah Rekor Pengangguran Sarjana?

    Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

    SKANDAL DATA SR KOTA JAMBI: Kadis LH Sebut di Muaro Jambi, Wamen PUPR Tegaskan di Kota Jambi, Siapa yang Berbohong?

    SKANDAL LAHAN SEKOLAH RAKYAT JAMBI: Kasatker PPS Lempar Jawaban Normatif, Legalitas Lokasi Masih Menjadi Tanda Tanya Besar!

    Mengetuk Pintu Langit: Kisah Rusdi Asmi, Pemuda Disabilitas yang Berjuang di Tengah Senyapnya Kepedulian

    Dosa Terstruktur di Bukit Kausar—Rekor Produksi PTPN IV Regional 4 Berdiri di Atas Air Mata Rakyat dan Skandal Dana Umat

    AHLI TATA RUANG DAN AHLI HUKUM: MEGA PROYEK SR KOTA JAMBI CACAT ADMINISTRASI! KADIS LH KLAIM LOKASI DI MUARO JAMBI

    ANGGARAN SILUMAN DPRD MUKOMUKO: PPWI DESAK USUT TUNTAS, WILSON LALENGKE TEGASKAN APH DILARANG PURA BUTA TULI

    Sok Jagoan! Surya Ngaku Humas Proyek SR Bagan Pete Ancam Wartawan, Melanggar UU Pers Nomor 40!

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Dapur MBG di Lapas Jambi: Pemberdayaan Narapidana atau Ironi di Tengah Rekor Pengangguran Sarjana?

    Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

    SKANDAL DATA SR KOTA JAMBI: Kadis LH Sebut di Muaro Jambi, Wamen PUPR Tegaskan di Kota Jambi, Siapa yang Berbohong?

    SKANDAL LAHAN SEKOLAH RAKYAT JAMBI: Kasatker PPS Lempar Jawaban Normatif, Legalitas Lokasi Masih Menjadi Tanda Tanya Besar!

    Mengetuk Pintu Langit: Kisah Rusdi Asmi, Pemuda Disabilitas yang Berjuang di Tengah Senyapnya Kepedulian

    Dosa Terstruktur di Bukit Kausar—Rekor Produksi PTPN IV Regional 4 Berdiri di Atas Air Mata Rakyat dan Skandal Dana Umat

    AHLI TATA RUANG DAN AHLI HUKUM: MEGA PROYEK SR KOTA JAMBI CACAT ADMINISTRASI! KADIS LH KLAIM LOKASI DI MUARO JAMBI

    ANGGARAN SILUMAN DPRD MUKOMUKO: PPWI DESAK USUT TUNTAS, WILSON LALENGKE TEGASKAN APH DILARANG PURA BUTA TULI

    Sok Jagoan! Surya Ngaku Humas Proyek SR Bagan Pete Ancam Wartawan, Melanggar UU Pers Nomor 40!

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Rp1,5 Miliar Supervisi Danau Kenali Dipertanyakan, Kepala BWSS VI Jambi Diminta Bertanggung Jawab

Rp1,5 Miliar Supervisi Danau Kenali Dipertanyakan, Kepala BWSS VI Jambi Diminta Bertanggung Jawab

by admin
17.03.2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Lingkungan, Nasional
0

KOTA JAMBI – Serial investigasi proyek revitalisasi Danau Kenali kembali memunculkan pertanyaan publik terkait penggunaan anggaran pengawasan proyek yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Proyek revitalisasi Danau Kenali yang dilaksanakan melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi tersebut diketahui dibiayai melalui APBN dan dilaksanakan dalam dua tahap pekerjaan.

Berdasarkan data pengadaan yang dihimpun redaksi fikiranrajat.id, nilai proyek revitalisasi danau tersebut mencapai sekitar Rp20 miliar.

Namun yang menjadi sorotan adalah nilai paket konsultan supervisi yang dalam dua tahap proyek memiliki nilai yang sama.

 

Supervisi Tahap I

Pada tahun anggaran 2023, proyek revitalisasi Danau Kenali tahap pertama memiliki nilai pekerjaan konstruksi sebesar:

Rp6.250.000.000

Sementara paket konsultan supervisi proyek tersebut memiliki nilai sebesar:

Rp750.000.000

Paket supervisi tersebut dimenangkan oleh CV Media Teknik Konsultan yang beralamat di Kota Jambi.

Supervisi Tahap II

Pada tahun anggaran 2024, proyek revitalisasi Danau Kenali dilanjutkan pada tahap kedua dengan nilai pekerjaan konstruksi sebesar:

Rp14.000.000.000

Namun yang menjadi perhatian adalah nilai konsultan supervisi pada tahap kedua tetap sebesar:

Rp750.000.000

Dengan demikian total anggaran pengawasan proyek revitalisasi Danau Kenali dalam dua tahap tersebut mencapai sekitar:

Rp1.500.000.000

 

Tiga Titik Investigasi

Dalam penelusuran dokumen proyek dan hasil investigasi lapangan, redaksi fikiranrajat.id menemukan tiga titik utama yang menjadi sorotan publik.

1. Volume normalisasi relatif kecil

Dalam dokumen teknis proyek disebutkan bahwa volume normalisasi danau hanya sekitar:

0,10 juta meter kubik

atau sekitar 100 ribu meter kubik sedimen.

Padahal luas Danau Kenali diperkirakan mencapai sekitar 46 hektare.

2.  Tender proyek sempat gagal

Dokumen sistem pengadaan pemerintah menunjukkan bahwa tender proyek tahap kedua sempat dinyatakan gagal dengan alasan tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.

Padahal jumlah peserta tender tercatat mencapai lebih dari 100 perusahaan.

Tender tersebut kemudian dilakukan ulang hingga akhirnya menemukan pemenang proyek.

 

3.  Nilai supervisi tetap sama

Sorotan lain muncul pada nilai paket supervisi yang tetap sebesar Rp750 juta baik pada proyek senilai Rp6,25 miliar maupun proyek senilai Rp14 miliar.

Dalam praktik proyek konstruksi, biaya jasa konsultansi pengawasan umumnya dihitung berdasarkan persentase nilai proyek.

Karena itu kesamaan nilai supervisi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penetapan anggaran pengawasan proyek.

 

Kondisi Danau Masih Keruh

Temuan investigasi lapangan juga menunjukkan kondisi Danau Kenali di beberapa titik masih mengalami:

• sedimentasi

• pendangkalan

• air keruh

• vegetasi liar di bantaran danau

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

 

Kepala Balai Diminta Bertanggung Jawab

Dengan berbagai temuan tersebut, publik kini mulai meminta penjelasan dari pimpinan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi terkait penggunaan anggaran pengawasan proyek.

Sebagai instansi yang membawahi pelaksanaan proyek revitalisasi Danau Kenali, pihak balai dinilai perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai mekanisme pengawasan proyek tersebut.

 

Desakan Audit

Sejumlah pihak juga mulai mendorong agar dilakukan audit terhadap proyek revitalisasi Danau Kenali yang dibiayai melalui anggaran negara.

Audit tersebut dinilai penting untuk memastikan:

• kesesuaian pekerjaan dengan kontrak

• transparansi penggunaan anggaran

• efektivitas revitalisasi danau

Jika ditemukan ketidaksesuaian, tidak menutup kemungkinan akan muncul rekomendasi pengembalian kerugian negara.

 

Serial Investigasi Berlanjut

Redaksi fikiranrajat.id akan terus menelusuri berbagai dokumen terkait proyek revitalisasi Danau Kenali, termasuk rincian anggaran proyek dan metode pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Investigasi ini akan dilanjutkan pada episode berikutnya yang akan mengulas lebih dalam mengenai struktur pengadaan proyek serta dampak revitalisasi terhadap kondisi lingkungan danau.[red]

Tags: Balai Wilayah Sungai Sumatera VI (BWSS VI)Kepala BWSS VI Jambi Diminta Bertanggung JawabREVITALISASI DANAU KENALIRp1.5 Miliar Supervisi Danau Kenali DipertanyakanSupervisi danau kenali
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Dapur MBG di Lapas Jambi: Pemberdayaan Narapidana atau Ironi di Tengah Rekor Pengangguran Sarjana?

14.05.2026
Berita

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

13.05.2026
Berita

SKANDAL DATA SR KOTA JAMBI: Kadis LH Sebut di Muaro Jambi, Wamen PUPR Tegaskan di Kota Jambi, Siapa yang Berbohong?

13.05.2026
Berita

SKANDAL LAHAN SEKOLAH RAKYAT JAMBI: Kasatker PPS Lempar Jawaban Normatif, Legalitas Lokasi Masih Menjadi Tanda Tanya Besar!

13.05.2026
Berita

Mengetuk Pintu Langit: Kisah Rusdi Asmi, Pemuda Disabilitas yang Berjuang di Tengah Senyapnya Kepedulian

13.05.2026
Berita

Dosa Terstruktur di Bukit Kausar—Rekor Produksi PTPN IV Regional 4 Berdiri di Atas Air Mata Rakyat dan Skandal Dana Umat

12.05.2026
Next Post

619 Hektare Sawit di Kawasan Hutan Jambi, Publik Desak Transparansi Penanganan

619 Hektare Sawit di Kawasan Hutan Jambi, Nama PT Bukit Kausar Muncul dalam Data KLHK

TEROR AKTIVIS, DEMOKRASI DALAM BAYANG-BAYANG KETAKUTAN

PPWI JAMBI MURKA: TEROR AKTIVIS ADALAH LUKA DEMOKRASI, PELAKU HARUS DIUNGKAP TANPA AMPUN

Dugaan “86” PETI Tebo Menguat: 8 Pekerja Ditahan, Tambang Diduga Tetap Beroperasi

Discussion about this post

Maret 2026
SSRKJSM
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031 
« Feb   Apr »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah