• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

    SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

    Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

    GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

    Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

    Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

    Aroma Busuk di Balik Jeruji: Dugaan Gratifikasi Bungkam Aksi Massa, Borok Lapas Jambi Sengaja Ditutupi?

    MENGUKIR KOMITMEN BARU: M. TOHA RESMI PIMPIN SMSI MUKOMUKO MELALUI MEKANISME PAW

    Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

    SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

    Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

    GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

    Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

    Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

    Aroma Busuk di Balik Jeruji: Dugaan Gratifikasi Bungkam Aksi Massa, Borok Lapas Jambi Sengaja Ditutupi?

    MENGUKIR KOMITMEN BARU: M. TOHA RESMI PIMPIN SMSI MUKOMUKO MELALUI MEKANISME PAW

    Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Kebun Karet Mbah Direndam, Harta Habis, Janji Bantuan Berujung Penipuan

Kebun Karet Mbah Direndam, Harta Habis, Janji Bantuan Berujung Penipuan

by admin
09.02.2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Lingkungan, Nasional
0

Sarolangun, Jambi — Derita panjang menimpa Istiqomah, seorang nenek warga Desa Bukit Peranginan, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Kebun karet miliknya seluas kurang lebih 6 hektare rusak dan terendam air setelah aktivitas perusahaan tambang batu bara menutup aliran anak sungai dan membangun tanggul tinggi di sekitar lahan.

Namun petaka tidak berhenti di situ. Saat korban berjuang mencari keadilan, muncul sosok bernama Diki yang mengaku mampu membantu mengurus persoalan kebun tersebut. Janji bantuan itulah yang kemudian menyeret korban ke jurang kehilangan harta dan kehancuran ekonomi.

Kebun Direndam, Air Tak Mengalir Lagi

Berdasarkan hasil penelusuran lapangan dan dokumentasi investigasi, kebun karet milik Istiqomah terendam akibat penutupan aliran air alami yang berbatas langsung dengan area tambang. Genangan air berlangsung lama, membuat tanaman mati dan kebun tidak lagi produktif.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat kesengajaan, karena lahan yang rusak berada di kawasan yang disebut memiliki potensi sumber daya batu bara, sehingga bernilai strategis bagi kepentingan usaha.

Janji Mengurus, Uang dan Aset Diserahkan

Dalam kondisi terdesak, korban kemudian diperkenalkan kepada Diki melalui Zamzami, yang disebut-sebut merupakan pihak perusahaan yang bermasalah langsung dengan kebun korban. Diki menyampaikan akan membantu mengurus persoalan kebun, termasuk komunikasi dengan perusahaan dan aparat penegak hukum.

Dengan alasan biaya pengurusan, Diki meminta dan menerima uang serta aset milik korban. Berdasarkan pengakuan korban, kerugian yang dialami antara lain:

▪️1 unit mobil Canter dijual tunai,

▪️1 unit mobil Fortuner digadaikan,

▪️1 unit mobil Colt Diesel PS dicincang/dibongkar,

▪️Uang tunai ratusan juta rupiah,

▪️Emas sekitar 4 (empat) suku.

Seluruhnya diserahkan kepada Diki dengan dalih untuk mengurus kasus kebun yang dirusak.

Jejak Relasi dengan Lingkar Perusahaan

Fakta lain yang menjadi sorotan, Diki diketahui memiliki ikatan keluarga dengan istri Suyanto, yang disebut menjabat sebagai humas perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar lokasi kebun. Istri Suyanto disebut merupakan keponakan kandung Diki.

Relasi ini memunculkan pertanyaan serius publik:

apakah janji pengurusan tersebut murni bantuan, atau justru bagian dari skenario tekanan agar korban menyerah dan melepaskan lahannya?

Uang Habis, Kasus Mandek, Diki Menghilang

Setelah harta korban terkuras, tidak ada hasil nyata. Perkara kebun yang dilaporkan ke kepolisian jalan di tempat, sementara Diki disebut menghilang dari tanggung jawab, sulit dihubungi, dan tidak memberikan pertanggungjawaban apa pun.

Kini, Istiqomah dan anaknya Agus Mulyanto hidup dalam kondisi memprihatinkan. Kebun rusak, harta habis, dan keadilan belum mereka dapatkan.

Korban Mengadu, PPWI Turun Tangan

Atas kondisi tersebut, korban secara resmi mengadu ke DPD PPWI Provinsi Jambi. Melihat kondisi korban yang sudah tidak memiliki apa-apa lagi, PPWI menyatakan siap melakukan pendampingan penuh, baik dalam pengungkapan dugaan:

1. Perusakan kebun akibat aktivitas tambang,

2. Penipuan dan/atau penggelapan,

3. Kemungkinan konflik kepentingan antara perantara dan perusahaan.

PPWI menegaskan, kasus ini bukan sekadar sengketa lahan, melainkan persoalan kemanusiaan dan keadilan bagi warga kecil.

Menanti Tanggung Jawab

Hingga berita ini diterbitkan, Diki telah dikonfirmasi untuk dimintai klarifikasi, namun belum memberikan tanggapan. Pihak penyidik juga telah dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan perkara.

Redaksi membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Kasus ini akan terus diikuti dan dikembangkan.

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

08.05.2026
Berita

SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

07.05.2026
Berita

Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

07.05.2026
Berita

GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

07.05.2026
Berita

Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

07.05.2026
Berita

Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

07.05.2026
Next Post

P-21 Bukan Tameng Keadilan: Membongkar Borok Kapolda Riau Herry Heryawan dalam Kasus Kriminalisasi Aktivis

Pemerintah Godok RUU Disinformasi dan Proganda Asing, DPP GMNI :Ancaman Serius Terhadap Demokrasi.

Kuasa Hukum Korban Dugaan Pemerkosaan di Jambi Tegaskan Tolak Damai, Fokus Ungkap Semua Pihak Terlibat

Komisi III DPR RI Soroti Pelansiran BBM Subsidi, Publik Jambi Masih Menunggu Tindakan Aparat

OTT Pajak dan Bea Cukai: Ujian Nyata Negara

Discussion about this post

Februari 2026
SSRKJSM
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728 
« Jan   Mar »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah