Sarolangun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sarolangun kembali menjadi sorotan tajam setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kelebihan pembayaran biaya perjalanan dinas pada tahun 2023 dan 2024. TEMUAN INI MEMICU DUGAN KUAT ADANYA PRAKTIK PERJALANAN DINAS FIKTIF YANG MENGGEROGOTI KEUANGAN DAERAH!
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan BPK, pada tahun 2023, Dinkes Sarolangun mengelola anggaran perjalanan dinas sebesar Rp62.011.034.672,00, dengan kelebihan pembayaran mencapai Rp287.298.219,00. Sementara itu, pada tahun 2024, anggaran perjalanan dinas tercatat sebesar Rp82.840.554.699,00, dengan temuan perjalanan dinas tidak sesuai ketentuan senilai Rp138.620.280,00.
“KELEBIHAN PEMBAYARAN INI MENGINDIKASIKAN ADANYA MANIPULASI DATA DAN LAPORAN PERJALANAN DINAS. KAMI MENDUGA KUAT ADA KETERLIBATAN PEJABAT PENGGUNA ANGGARAN DALAM PRAKTIK KOTOR INI!” tegas Amir, seorang aktivis Jambi, dengan nada geram. Ia menuntut agar kasus ini diusut tuntas tanpa pandang bulu.
BPK telah merekomendasikan Bupati Sarolangun untuk memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Daerah, dan Kepala BPKAD untuk memproses pemulihan kelebihan pembayaran dan menyetorkannya ke kas daerah. Namun, rekomendasi ini dinilai terlalu LEMBEK dan tidak memberikan efek jera yang berarti.
Amir menambahkan dengan nada berapi-api, “KAMI INGIN MENGETAHUI SIAPA PEGAWAI DINKES YANG DIMAKSUD DENGAN INISIAL BW, EV, LE, VJ, VA YANG BERULANGKALI, DENGAN SENGAJA MELAKUKAN TINDAKAN MELAWAN HUKUM TIDAK MENJALANKAN TUGAS KEDINASAN (PERJALAN DINAS) SEMENTARA BIAYA PERJALANAN DINAS TERSEBUT DIGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI! JANGAN HANYA MENGEMBALIKAN UANGNYA, TAPI JUGA HARUS DIPROSES HUKUM AGAR ADA EFEK JERA YANG MENCENGKERAM!”
Kasus ini menjadi UJIAN NYATA bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam membuktikan komitmennya memberantas korupsi yang sudah mengakar. Masyarakat menanti TINDAKAN NYATA DAN TEGAS untuk mengungkap skandal ini hingga ke akar-akarnya.
Sementara itu, KEPALA DINAS KESEHATAN SAROLANGUN, BAMBANG, MEMILIH BUNGKAM SAAT DIKONFIRMASI TERKAIT MASALAH INI. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp TIDAK MENDAPATKAN RESPONS SAMA SEKALI, seolah-olah ada yang disembunyikan.
Pewarta: Tholib
Redaksi: Fikiranrakyat.id
























Discussion about this post