• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    LAPORAN KHUSUS: Skandal “Sekolah Rakyat” Bagan Pete—Pendidikan yang Dibangun di Atas Luka Lingkungan dan Aturan yang Ditabrak!

    PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

    SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

    Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

    GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

    Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

    Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

    Aroma Busuk di Balik Jeruji: Dugaan Gratifikasi Bungkam Aksi Massa, Borok Lapas Jambi Sengaja Ditutupi?

    MENGUKIR KOMITMEN BARU: M. TOHA RESMI PIMPIN SMSI MUKOMUKO MELALUI MEKANISME PAW

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    LAPORAN KHUSUS: Skandal “Sekolah Rakyat” Bagan Pete—Pendidikan yang Dibangun di Atas Luka Lingkungan dan Aturan yang Ditabrak!

    PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

    SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

    Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

    GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

    Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

    Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

    Aroma Busuk di Balik Jeruji: Dugaan Gratifikasi Bungkam Aksi Massa, Borok Lapas Jambi Sengaja Ditutupi?

    MENGUKIR KOMITMEN BARU: M. TOHA RESMI PIMPIN SMSI MUKOMUKO MELALUI MEKANISME PAW

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Haidar Alwi: Dasco Adalah Bukti bahwa Agustus Masih Melahirkan Penjaga Negeri.

Haidar Alwi: Dasco Adalah Bukti bahwa Agustus Masih Melahirkan Penjaga Negeri.

by admin
07.08.2025
in Berita, Mancanegara, Nasional, Opini, Politik
0

Jakarta,- R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, percaya bahwa bangsa besar tidak dibentuk oleh banyaknya panggung, melainkan oleh keberanian menjaga keseimbangan saat panggung mulai retak. Dan dalam narasi Agustus, bulan ketika para pemimpin sejati diuji oleh sejarah, bukan oleh sorak sorai, muncul satu tokoh yang layak dicermati bukan karena kata-katanya, tapi karena ketenangannya: Sufmi Dasco Ahmad.

 

Penjaga Arah di Tengah Sorotan yang Tak Selalu Ramai.

Sufmi Dasco Ahmad bukan politisi panggung. Ia bukan tipe yang berdebat di televisi demi menciptakan kutipan viral. Namun publik yang memperhatikan, tahu bahwa setiap langkah Dasco bukan sembarang langkah. Ia adalah pengarah di saat banyak yang berebut jadi pelari. Dalam situasi politik yang penuh hiruk-pikuk, Dasco hadir sebagai jembatan antara pusat kekuasaan dan stabilitas konstitusional.

 

Pertemuan terbarunya dengan Megawati Soekarnoputri menjadi momen simbolis yang tidak bisa diremehkan. Datang sebagai utusan resmi Presiden Prabowo Subianto, Dasco menyampaikan pesan perdamaian, penghormatan, dan kesinambungan. Ini bukan sekadar ucapan selamat atas Kongres PDIP ke-6. Ini adalah cara elegan mengulurkan tangan kepada masa lalu agar tidak membebani masa depan.

 

Dasco tidak sedang membangun panggung, tetapi menyambung jalan. Dan dalam politik Indonesia yang sering kali keras, sosok seperti ini justru paling dibutuhkan. Haidar Alwi menyebut Dasco sebagai “penjaga arah” yang bekerja di balik layar, tapi menentukan arah panggung republik.

 

Agustus dan Filosofi Pemimpin yang Tak Butuh Sorakan.

Bulan Agustus selalu menjadi waktu yang sarat makna. Di bulan inilah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, bukan dengan pesta, tetapi dengan tekad. Filosofi itu masih berlaku hingga hari ini. Haidar Alwi menekankan bahwa Agustus bukan sekadar peringatan upacara dan bendera. Ini adalah waktu untuk mengingat siapa saja yang menjaga bangsa ini tetap berjalan, meski tanpa tepuk tangan.

 

Sufmi Dasco Ahmad berada di spektrum itu. Ia tidak tampil untuk popularitas. Ia hadir untuk meredam gejolak, mengelola transisi, dan memastikan bahwa hubungan antar elite tidak terputus di tengah perbedaan. Dalam situasi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, dalam isu amnesti Hasto Kristiyanto, atau dalam dinamika pemilu ke depan, Dasco mengambil posisi sebagai penyeimbang.

 

Haidar Alwi menyebut bahwa inilah politik Agustus: politik tenang yang bersumber dari kematangan, bukan dari keramaian. Dan hanya sedikit orang yang mampu berada di posisi seperti itu tanpa kehilangan jati diri.

 

Apresiasi Tanpa Seremonial, Pengakuan dari Realitas.

Haidar Alwi menegaskan bahwa pengakuan terhadap Sufmi Dasco Ahmad lahir dari pembacaan objektif atas situasi politik hari ini. Bukan dari rasa kagum yang dilebih-lebihkan, tapi dari fakta yang tak bisa disangkal: bahwa dalam banyak situasi sulit, Dasco hadir bukan untuk menambah panas, melainkan untuk menurunkan suhu.

 

“Kita terlalu sering memberi sorotan kepada yang paling gaduh, tapi lupa pada mereka yang menjaga ruang tetap tenang. Dalam pandangan saya, peran Sufmi Dasco Ahmad sebagai tokoh yang lebih memilih bekerja dalam diam perlu dicatat sebagai salah satu pendekatan yang relevan untuk zaman ini,” ujar Haidar Alwi.

 

Apresiasi ini muncul karena jejak kerja yang konsisten: dari legislasi yang krusial, pengawalan kebijakan transisi kekuasaan, hingga merawat komunikasi antara kekuatan politik nasional. Dasco hadir bukan sebagai pengendali opini, tapi sebagai penyelaras realitas politik.

 

Agustus ini bukan hanya waktu mengenang perjuangan, tapi momen untuk mengenali siapa saja yang menjaga agar perjuangan itu tidak sia-sia. Haidar Alwi mengajak publik mencatat nama-nama yang bekerja menjaga republik dengan tenang, bukan mereka yang hanya hadir saat sorak sorai. “Sufmi Dasco Ahmad memberi contoh bahwa menjadi pemimpin tak selalu tentang berdiri paling depan, tapi tentang memastikan arah bangsa tidak keluar jalur,” pungkas Haidar Alwi.[red]

 

Tags: Haidar alwi care
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

LAPORAN KHUSUS: Skandal “Sekolah Rakyat” Bagan Pete—Pendidikan yang Dibangun di Atas Luka Lingkungan dan Aturan yang Ditabrak!

09.05.2026
Berita

PROSES PENGAUDITAN SELESAI, INSPEKTORAT MUKOMUKO SIAP NAIKKAN BERKAS DUGAAN PELANGGARAN PENGELOLAAN ASET DESA KE BUPATI

08.05.2026
Berita

SKANDAL MORAL DOSEN DK: Kedok Akademisi Terbongkar, Dugaan Perzinaan dan Penipuan Menyeruak ke Publik!

07.05.2026
Berita

Dibalik Megahnya Seragam: Borok Korupsi Rp61 Miliar di Bea Cukai Terbongkar, Siapa Menyusul Djaka?

07.05.2026
Berita

GEMAKOJA Geruduk Kantor Gubernur: “Pendidikan Jambi Mati Suri, Pejabat Asyik Korupsi!”

07.05.2026
Berita

Main Mata atau Masuk Angin? Teka-teki Diamnya Penyidik Polda Jambi Soal Laporan Mafia Solar

07.05.2026
Next Post

Distribusi Solar Industri ke PLTMH Diduga Dipalak: PT Langgeng Energi Prima Jadi Korban Pemalakan Berkedok Pemberdayaan

Dinkes Sarolangun Diduga Bohongi Publik Terkait Penyaluran Alkes Hibah Kemenkes RI 2023

Disiplin Diduga Merosot, SDN 192 Danau Serdang Jadi Sorotan Warga

SKANDAL KORUPSI JEMBATAN & JALAN SAROLANGUN: DANA MILIARAN MENGUAP, BPK KEMBALI TEMUKAN KEJANGGALAN!

Pembantaian Adityawarman Guncang Dunia Pers, PPWI: Jangan Ada Impunitas!

Discussion about this post

Agustus 2025
SSRKJSM
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Jul   Sep »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah