• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Polsek Limun Bergerak Cepat! Mediasi Tuntas, Potensi Konflik Warga Pulau Pandan dan SAD Kutur Berhasil Didamaikan

    DANA KARHUTLA MEMBENTUR BIROKRASI: Plt BPKAD Sebut Kadis Kesehatan Luar Kota, Warga Sarolangun Jadi Korban!

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    SANDIWARA PENGEMBALIAN UANG: Delik Korupsi PUPR Sarolangun Rp9,8 Miliar Dicicil, Hukum Tajam ke Mana?

    EDITORIAL : Komersialisasi Lahan Negara di Singkut: Wujud Nyata Pembiaran dan Keretakan Tata Kelola Aset

    Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara

    Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

    Skandal Banpres Karhutla Sarolangun: Rp4,9 Miliar Masih Mengendap di Kas Daerah, Keselamatan Warga Diabaikan!

    DIBUNGKAM FAKTA HUKUM! Plt Kepala BPKAD Sarolangun Pilih Membisu Saat Dikonfirmasi Redaksi BersamaRajat.id Soal Aset Singkut

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Polsek Limun Bergerak Cepat! Mediasi Tuntas, Potensi Konflik Warga Pulau Pandan dan SAD Kutur Berhasil Didamaikan

    DANA KARHUTLA MEMBENTUR BIROKRASI: Plt BPKAD Sebut Kadis Kesehatan Luar Kota, Warga Sarolangun Jadi Korban!

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    SANDIWARA PENGEMBALIAN UANG: Delik Korupsi PUPR Sarolangun Rp9,8 Miliar Dicicil, Hukum Tajam ke Mana?

    EDITORIAL : Komersialisasi Lahan Negara di Singkut: Wujud Nyata Pembiaran dan Keretakan Tata Kelola Aset

    Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara

    Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

    Skandal Banpres Karhutla Sarolangun: Rp4,9 Miliar Masih Mengendap di Kas Daerah, Keselamatan Warga Diabaikan!

    DIBUNGKAM FAKTA HUKUM! Plt Kepala BPKAD Sarolangun Pilih Membisu Saat Dikonfirmasi Redaksi BersamaRajat.id Soal Aset Singkut

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko

Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko

by admin
10.09.2026
in Mancanegara
0

Conakry – Dukungan internasional terhadap kedaulatan Maroko atas wilayah Saharanya kembali mendapatkan dorongan diplomatik yang sangat kuat dari kawasan Afrika Barat. Republik Guinea secara tegas mengonfirmasi ulang sikap konsisten dan tak tergoyahkan dalam mendukung kedaulatan penuh Maroko atas wilayah Sahara Maroko.

Pernyataan ini ditegaskan dalam Sidang Komisi Kerja Sama Bersama Maroko-Guinea ke-8 yang berlangsung di Conakry, pada Selasa, 8 September 2026. Sidang tingkat tinggi tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita, serta Menteri Luar Negeri, Integrasi Afrika, dan Warga Guinea di Luar Negeri, Dr. Morissanda Kouyaté.

Dalam pidato pembukanya, Dr. Kouyaté menyatakan bahwa Republik Guinea mendukung penuh inisiatif otonomi di bawah kedaulatan Maroko sebagai satu-satunya solusi nyata untuk mengakhiri sengketa regional tersebut. Pembukaan Konsulat Jenderal Republik Guinea di Dakhla pada Januari 2020 ditegaskannya sebagai bukti konkret atas posisi prinsipil dan simbol solidaritas yang tak tergoyahkan dari Guinea terhadap Maroko.

Menanggapi hal tersebut, Nasser Bourita menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan tanpa syarat yang secara konsisten ditunjukkan oleh Republik Guinea di berbagai forum regional maupun internasional.

Sengketa wilayah seperti Sahara Maroko memberikan ruang refleksi yang mendalam jika ditinjau dari perspektif filsafat politik dan hukum internasional. Para filsuf dunia kerap menyoroti bahwa kedaulatan sebuah negara tidak semata-mata diukur dari batasan geografis kaku, melainkan dari kemampuan negara tersebut dalam menghadirkan keadilan, stabilitas, dan kesejahteraan bagi warganya.

Dalam kerangka filsafat politik kontrak sosial yang diusung oleh pemikir seperti Thomas Hobbes dan John Locke, tujuan utama dari kedaulatan negara adalah menciptakan ketertiban umum dan melindungi hak-hak dasar masyarakat. Penawaran otonomi khusus di bawah kedaulatan Maroko mencerminkan pendekatan pragmatis yang sejajar dengan pandangan filsuf Immanuel Kant mengenai “Perdamaian Abadi” (Perpetual Peace).

Kant menekankan pentingnya tatanan hukum dan diplomasi berbasis rasa saling menghormati untuk mencegah konflik yang berkepanjangan. Rencana otonomi Maroko menjembatani prinsip integritas teritorial negara sekaligus memberikan ruang tata kelola lokal yang inklusif, sehingga menciptakan harmonisasi antara kekuasaan negara dan hak-hak sipil warga lokal.

Perkembangan diplomasi yang kian solid ini mendapat perhatian dan sambutan hangat dari Indonesia. Wilson Lalengke, Presiden Indonesia-Moroccan Sahara Brotherhood (Persisma), secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap setiap dinamika positif yang memperkuat kedamaian di kawasan Afrika Utara, khususnya terkait pengakuan internasional atas program otonomi khusus Sahara Maroko.

Wilson Lalengke menyatakan bahwa penegasan sikap dari Republik Guinea, serta langkah berani pembukaan konsulat di Dakhla, merupakan bukti nyata bahwa komunitas internasional semakin memahami dan menerima kenyataan geopolitik di lapangan. “Rencana otonomi khusus yang digagas oleh Pemerintah Maroko di bawah kepemimpinan Yang Mulia King Mohammed VI adalah langkah yang sangat realistis, berorientasi masa depan, dan mencerminkan komitmen terhadap pembangunan manusia,” ungkap tokoh pers nasional Indonesia itu dari Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Persisma, lanjut Wilson Lalengke, mengapresiasi setinggi-tingginya konsistensi negara-negara sahabat seperti Guinea yang memilih jalan diplomasi damai dan mendukung penuh rencana otonomi khusus Maroko. “Kepastian hukum dan kedaulatan yang jelas merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya pembangunan ekonomi, keamanan kawasan, serta kesejahteraan masyarakat di Sahara Maroko,” tambahnya.

Wilson Lalengke juga menegaskan bahwa momentum dukungan internasional yang terus mengalir ini harus dijadikan teladan bagi upaya penyelesaian konflik global lainnya. Dengan mengedepankan dialog, pengakuan atas integritas wilayah, serta pemberdayaan masyarakat melalui mekanisme otonomi, dunia dapat bergerak menuju tatanan yang lebih stabil dan harmonis.

Menurutnya, dukungan konsisten dari Republik Guinea bersama dengan negara-negara anggota PBB lainnya kian memperkokoh legitimasi Maroko di panggung internasional. “Langkah-langkah strategis ini membuktikan bahwa pendekatan otonomi di bawah kedaulatan Maroko bukan hanya solusi politik yang paling efektif, melainkan juga fondasi utama dalam membangun masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat di wilayah Sahara Maroko,” tutup Wilson Lalengke. (TIM/Red)

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Mancanegara

Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

21.10.2026
Mancanegara

Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara

19.10.2026
Mancanegara

Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

18.10.2026
Mancanegara

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

16.10.2026
Mancanegara

Dokumen Sahrawi Dipersoalkan di Spanyol, Jangan Biarkan Pengungsi Tindouf Menjadi Korban Baru

14.10.2026
Mancanegara

Bukan Sekadar Retorika! Raja Mohammed VI Tawarkan Solusi Nyata bagi Tantangan Global

13.10.2026
Next Post

Bongkar Dugaan Pemerasan di Polda Sumsel, Wilson Lalengke: Ada Indikasi Keterlibatan Jajaran Atasan!

Premanisme Birokrasi P2JK Jambi: PPK Andri Panjaitan Dituntut Segera Dicopot!

GAGALKAN KONTRAK CV RADJA SAKTI, AROGANSI PPK SATKER PKP JAMBI TAMPAR MAKLUMAT PELAYANAN

Dinilai Lecehkan Tatanan Hukum Indonesia, Wilson Lalengke: Segera Tangkap Mr. Ching, Mafia Tanah Asal Malaysia!

Heboh Skandal Penipuan Emas Ilegal Rp58,5 Miliar, Perwira Menengah Bareskrim Polri Dilaporkan ke SPKT

Discussion about this post

September 2026
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Agu   Okt »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SKANDAL BESAR BUNGO: Foto ‘Liquid’ Misterius Ketua NasDem Jumiwan Aguza Bergulir, Chat Akun Instagram ‘castellio_azzahra.sst’ Bocorkan Dugaan Pemakai hingga Bisnis Prostitusi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah