• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Data RUP Kunci Telak “Jalan Gaib”, Hasil Kajian Hukum Sebut Pekerjaan 451 Meter Liar dan Pidana Korupsi Nyata!

    Kejari Muaro Jambi Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi “Jalan Gaib” Rp2,3 Miliar, Penyidik: Jawaban Dalam Waktu Dekat!

    Misteri Proyek Rp2,3 Miliar Terkuak: Jalan Simpang Wong Kito Ternyata “Gaib”, Penyidik Pidsus Kejari Muaro Jambi Temukan Pekerjaan Tanpa Dokumen Negara!

    DANAU KENALI BOBROK: DESAK KPK SERET PENGAWAS DAN KONTRAKTOR!

    PPWI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan World Philosophical Forum University

    Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!

    Bukti Video dan Foto Koordinat Bongkar 20 Titik Patahan: Kasatker PJN I Jambi Arief Tria Harus Diseret ke Ranah Pidana!

    BATANGHARI DARURAT MAFIA: Polres Batanghari Melempem, Sumur Minyak Ilegal Rudi Jangga di Senami dan Unit 33 Aman Melenggang!

    Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Data RUP Kunci Telak “Jalan Gaib”, Hasil Kajian Hukum Sebut Pekerjaan 451 Meter Liar dan Pidana Korupsi Nyata!

    Kejari Muaro Jambi Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi “Jalan Gaib” Rp2,3 Miliar, Penyidik: Jawaban Dalam Waktu Dekat!

    Misteri Proyek Rp2,3 Miliar Terkuak: Jalan Simpang Wong Kito Ternyata “Gaib”, Penyidik Pidsus Kejari Muaro Jambi Temukan Pekerjaan Tanpa Dokumen Negara!

    DANAU KENALI BOBROK: DESAK KPK SERET PENGAWAS DAN KONTRAKTOR!

    PPWI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan World Philosophical Forum University

    Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!

    Bukti Video dan Foto Koordinat Bongkar 20 Titik Patahan: Kasatker PJN I Jambi Arief Tria Harus Diseret ke Ranah Pidana!

    BATANGHARI DARURAT MAFIA: Polres Batanghari Melempem, Sumur Minyak Ilegal Rudi Jangga di Senami dan Unit 33 Aman Melenggang!

    Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » KAMPUNG ORGANIK BERBASIS SAMPAH: TEROBOSAN CERDAS MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN LINGKUNGAN DAN EKONOMI

KAMPUNG ORGANIK BERBASIS SAMPAH: TEROBOSAN CERDAS MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN LINGKUNGAN DAN EKONOMI

by admin
15.06.2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Lingkungan, Nasional, Pendidikan, Politik
0

Gagasan Brilian dari Frengki Mardoni dan Forum Komunikasi Masyarakat Pencinta Lingkungan Hidup Kota Padang.

PADANG, SUMATERA BARAT — Di tengah tantangan penanganan sampah perkotaan yang kian kompleks, muncul sebuah konsep inovatif yang mengubah pandangan masyarakat terhadap limbah rumah tangga. Dinamakan Kampung Organik Berbasis Sampah, gagasan yang dikembangkan oleh Frengki Mardoni bersama Forum Komunikasi Masyarakat Pencinta Lingkungan Hidup (FKMPLH) Kota Padang ini menawarkan solusi nyata, di mana apa yang selama ini dianggap sebagai beban justru diubah menjadi sumber manfaat yang berkelanjutan.

Konsep ini mendefinisikan ulang peran sebuah permukiman: bukan sekadar tempat tinggal, melainkan kawasan mandiri yang mampu mengelola seluruh sisa buangan secara bertanggung jawab guna mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warganya. Di sini, sampah tidak lagi dilihat sebagai barang yang harus dibuang sejauh mungkin, melainkan sebagai bahan baku berharga. Sisa makanan, dedaunan kering, hingga kulit buah yang selama ini sering berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), diolah secara cermat dan terstruktur menjadi berbagai produk bernilai guna tinggi, mulai dari pupuk alami, pakan ternak yang kaya nutrisi, hingga cairan pembersih serbaguna yang ramah lingkungan.

“PRAKTIK UTAMA PENGELOLAAN YANG TERBUKTI MANFAATNYA”

Keberhasilan konsep ini tidak terlepas dari penerapan tiga metode pengolahan utama yang sederhana namun sangat efektif, yang telah menjadi pedoman hidup sehari-hari warga:

Pertama, Pembuatan Kompos.
Sampah organik berupa sisa sayuran, kulit buah, dan daun-daunan dikumpulkan dan diolah melalui metode komposter atau biopori. Proses alami ini mengubah limbah menjadi pupuk humus yang sangat kaya unsur hara. Hasilnya, kesuburan tanah dapat dijaga dan ditingkatkan tanpa bergantung pada pupuk kimia buatan yang mahal dan berisiko merusak keseimbangan alam dalam jangka panjang.

Kedua, Budidaya Maggot (Black Soldier Fly).
Sisa makanan rumah tangga yang sebelumnya sering membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap serta menjadi sarang penyakit, kini dimanfaatkan sebagai media pengembangbiakan larva lalat hitam atau maggot. Teknik ini terbukti ampuh mengurangi volume sampah organik secara signifikan, bahkan mencapai angka di atas 50 persen. Di sisi lain, maggot yang dihasilkan memiliki kandungan protein tinggi yang sangat baik digunakan sebagai pakan ternak, ikan, maupun unggas dengan biaya produksi yang sangat terjangkau.

Ketiga, Pembuatan Eco Enzyme.
Teknik fermentasi kulit buah bersama air dan gula tetes atau molase melahirkan cairan ajaib yang dikenal sebagai eco enzyme. Produk ini memiliki spektrum manfaat yang luas, mulai dari pembersih lantai dan peralatan rumah tangga, pupuk daun alami, hingga disinfektan yang aman digunakan tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya.

“BERBAGAI MANFAAT YANG DIRASAKAN SECARA NYATA”

Penerapan konsep Kampung Organik ini membawa dampak positif yang terasa langsung oleh lingkungan maupun masyarakat, antara lain:

“Lingkungan Menjadi Lebih Bersih dan Sehat
Dengan pengolahan di sumbernya, jumlah sampah yang harus diangkut dan dibuang ke TPA berkurang drastis. Hal ini secara otomatis mengurangi polusi udara, bau tak sedap, risiko banjir akibat saluran air tersumbat, serta meminimalkan potensi penyebaran penyakit menular.

“Mewujudkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Pupuk kompos yang dihasilkan menjadi modal utama bagi warga untuk mengembangkan pertanian pekarangan atau yang dikenal sebagai pertanian perkotaan. Setiap sudut lahan kosong dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat. Hasilnya, kebutuhan sayur mayur keluarga dapat terpenuhi sendiri dengan kualitas yang terjamin segar dan bebas bahan kimia berbahaya.

“Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Warga
Nilai ekonomi dari konsep ini juga sangat menjanjikan. Produk olahan seperti pupuk kompos padat maupun cair, eco enzyme, maggot kering, hingga hasil panen sayuran organik memiliki daya jual tinggi dan banyak dicari masyarakat luas. Dengan demikian, tercipta peluang usaha rumahan yang dapat menambah pemasukan keluarga secara berkelanjutan.

“BELAJAR DARI PENGALAMAN, MEWARISKAN UNTUK MASA DEPAN”

Guna memastikan konsep yang mulia ini dapat disebarluaskan dan diadopsi oleh lebih banyak permukiman lain, Frengki Mardoni menegaskan bahwa seluruh pengetahuan dan teknis pengolahan ini dapat dipelajari secara terbuka.

“Bagi siapa saja yang ingin memahami panduan lengkap, langkah demi langkah pengolahan limbah rumah tangga hingga menjadi produk bernilai ekonomi, dapat merujuk pada pedoman resmi yang telah disusun oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Selain itu, untuk melihat bukti nyata keberhasilannya secara langsung, masyarakat dapat menjadikan lokasi studi kasus yang telah dikembangkan oleh Forum Komunikasi Masyarakat Pencinta Lingkungan Hidup di kawasan Bungus Timur sebagai contoh nyata yang menginspirasi,” ungkap Frengki Mardoni menuturkan penjelasannya.

Konsep Kampung Organik Berbasis Sampah ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan tidak harus bertentangan dengan kelestarian alam. Melalui kesadaran, kerja sama, dan kreativitas, sampah yang semula dianggap masalah besar dapat diubah menjadi anugerah yang membawa kesejahteraan, kebersihan, dan kemandirian bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Pewarta: Hidayat

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Data RUP Kunci Telak “Jalan Gaib”, Hasil Kajian Hukum Sebut Pekerjaan 451 Meter Liar dan Pidana Korupsi Nyata!

16.06.2026
Berita

Kejari Muaro Jambi Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi “Jalan Gaib” Rp2,3 Miliar, Penyidik: Jawaban Dalam Waktu Dekat!

16.06.2026
Berita

Misteri Proyek Rp2,3 Miliar Terkuak: Jalan Simpang Wong Kito Ternyata “Gaib”, Penyidik Pidsus Kejari Muaro Jambi Temukan Pekerjaan Tanpa Dokumen Negara!

16.06.2026
Berita

DANAU KENALI BOBROK: DESAK KPK SERET PENGAWAS DAN KONTRAKTOR!

16.06.2026
Berita

PPWI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan World Philosophical Forum University

16.06.2026
Berita

Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!

15.06.2026
Next Post

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

BATANGHARI DARURAT MAFIA: Polres Batanghari Melempem, Sumur Minyak Ilegal Rudi Jangga di Senami dan Unit 33 Aman Melenggang!

Bukti Video dan Foto Koordinat Bongkar 20 Titik Patahan: Kasatker PJN I Jambi Arief Tria Harus Diseret ke Ranah Pidana!

Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!

PPWI Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dengan World Philosophical Forum University

Discussion about this post

Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah