JAMBI – Pertanyaan publik terkait penyaluran dana umat yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi mulai mencuat setelah beredar pernyataan mengenai besarnya jumlah bantuan yang diklaim telah disalurkan kepada masyarakat.
Dalam informasi yang beredar, disebutkan sejumlah program bantuan yang dikaitkan dengan BAZNAS Provinsi Jambi, antara lain:
▪️6.000 beasiswa bagi fakir miskin
▪️600 program bedah rumah bagi fakir miskin
▪️10.000 bantuan UMKM miskin bangkit
▪️70.000 paket sembako bagi fakir miskin
Jika dihitung secara kasar, program bantuan dengan jumlah penerima sebesar itu diperkirakan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan berpotensi mencapai puluhan miliar rupiah.
Besarnya angka tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait di mana saja bantuan tersebut disalurkan dan siapa saja penerimanya.
Media FikiranRajat.id telah mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Ustadz Amin, melalui pesan WhatsApp pada jum’at dini hari.
Dalam pesan konfirmasi tersebut, redaksi meminta penjelasan terkait beberapa hal, antara lain:
▪️kebenaran jumlah bantuan yang disebutkan
▪️tahun pelaksanaan program
▪️wilayah penyaluran bantuan
▪️total anggaran yang digunakan
▪️serta sumber dana program tersebut.
Selain itu, redaksi juga meminta klarifikasi terkait pertanyaan masyarakat mengenai apakah dana yang dikelola BAZNAS pernah dikaitkan atau digunakan dalam kegiatan Safari Wakil Gubernur Jambi.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada Ketua BAZNAS Provinsi Jambi tersebut belum mendapatkan jawaban.
Padahal, sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah umat, BAZNAS memiliki kewajiban untuk menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada publik.
Sebab dana yang dihimpun oleh BAZNAS merupakan dana umat yang seharusnya disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) sesuai ketentuan syariah.
Publik pun berharap BAZNAS Provinsi Jambi dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait program-program bantuan yang disebutkan tersebut agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Redaksi FikiranRajat.id masih membuka ruang bagi pihak BAZNAS Provinsi Jambi untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan resmi terkait persoalan ini.























Discussion about this post