JAMBI – Penelusuran terhadap Laporan Tahunan Bank Jambi 2021 menunjukkan bahwa bank daerah tersebut tengah menjalankan program transformasi digital sebagai bagian dari strategi menghadapi era perbankan modern.
Dalam laporan tersebut, Bank Jambi mengusung tema:
“Memacu Inovasi dengan Digitalisasi di Era Disrupsi.”
Transformasi digital tersebut mencakup pengembangan berbagai layanan berbasis teknologi, antara lain:
• Mobile Banking
• Smart Branch System
• Customer On Boarding
• Integrasi layanan transaksi elektronik
Seluruh layanan tersebut bergantung pada kemampuan Core Banking System (CBS) sebagai sistem inti yang mengelola seluruh transaksi keuangan bank.
Core banking merupakan jantung operasional perbankan modern karena mengelola berbagai aktivitas penting seperti pencatatan saldo rekening, transaksi transfer, hingga integrasi data antar cabang.
Karena itu, penguatan sistem teknologi menjadi bagian penting dalam strategi digitalisasi perbankan daerah.
Untuk mendukung transformasi tersebut, Bank Jambi juga memperoleh dukungan modal dari pemerintah daerah sebagai pemegang saham utama.
Tambahan modal ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas bank dalam mengembangkan infrastruktur teknologi yang lebih modern.
Namun besarnya investasi teknologi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana dana tersebut digunakan dan sejauh mana dampaknya terhadap stabilitas sistem.
Bersambung ke Episode 3: Penyertaan Modal Rp25 Miliar untuk Penguatan Sistem.























Discussion about this post