Sarolangun – Di tengah sorotan publik terhadap persoalan 13 paket proyek Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun Tahun Anggaran 2019, sosok anggota Komisi III DPRD Sarolangun dari Partai Gerindra, Bambang Gunawan S,E”, tampil dengan sikap tenang namun tegas. Bagi Bambang, pengawasan bukan sekadar tugas politik, melainkan amanah rakyat yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Bambang mengungkapkan bahwa laporan dan aspirasi masyarakat terkait 13 paket proyek tersebut telah disampaikan langsung kepadanya. Aduan itu, menurutnya, bukan hanya berisi data dan angka, tetapi juga harapan masyarakat agar uang negara benar-benar dikelola secara jujur dan berpihak pada kepentingan publik.
“Ketika masyarakat datang dan menyampaikan langsung persoalannya, itu adalah amanah yang tidak boleh diabaikan. Sebagai wakil rakyat, tugas kami memastikan suara itu ditindaklanjuti melalui cara yang benar dan sesuai aturan,” ujar Bambang.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Sarolangun yang membidangi pengawasan pembangunan dan infrastruktur, Bambang menegaskan komitmennya untuk mendorong pembahasan persoalan tersebut melalui mekanisme kelembagaan DPRD. Ia memilih jalur resmi dan terbuka agar setiap langkah pengawasan memiliki dasar hukum yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Menurut Bambang, pengawasan tidak dimaknai sebagai upaya mencari kesalahan semata, melainkan sebagai instrumen perbaikan tata kelola pembangunan ke depan. Ia menilai, kejelasan proses dan keterbukaan informasi adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan DPRD.
“Kita ingin Sarolangun lebih baik ke depan. Pengawasan harus berani, tetapi tetap beretika. Tujuannya memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, Disamping itu, hal ini akan saya sampaikan juga dengan ketua komisi III dan kawan kawan anggota komisi, insya Allah akan kami diskusikan, karena saya atasnama anggota komisi III tetap menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi etika dan masukan bersama, tegasnya.
Sebagai putra daerah, Bambang mengaku memiliki ikatan emosional dengan Sarolangun. Hal itu menjadi pendorong baginya untuk bersikap konsisten dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus menjaga marwah lembaga DPRD sebagai wakil rakyat.
Komitmen Bambang ini memperkuat peran Komisi III DPRD Sarolangun sebagai alat kelengkapan dewan yang responsif terhadap aspirasi publik. Lebih dari itu, Bambang tampil sebagai figur wakil rakyat yang mendengar langsung suara masyarakat, merasakan kegelisahan mereka, dan berupaya menghadirkan solusi melalui mekanisme yang sah.
Dengan sikap tersebut, Bambang Gunawan menegaskan bahwa menjaga amanah rakyat bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja pengawasan yang konsisten, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Sarolangun. [Red]























Discussion about this post