Jambi — Bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir menyisakan duka mendalam bagi ribuan keluarga. Rumah-rumah hancur, fasilitas umum lumpuh, dan tidak sedikit warga yang masih bertahan dalam ketidakpastian di tengah puing-puing bangunan.
Di antara mereka, ada anak-anak yang menangis mencari kehangatan, ada orang tua yang kehilangan tempat tinggal, dan ada keluarga yang kini hanya mampu berdoa agar kehidupan mereka kembali pulih.
Di tengah kondisi memilukan itu, harapan terbesar mereka datang dari kita—saudara sebangsa yang masih hidup dalam keadaan lebih baik.
Melihat situasi tersebut, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Jambi mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk membuka hati dan memberikan kepedulian kepada para korban yang kini berjuang memulai hidup dari awal.
Ketua PPWI Provinsi Jambi, Abdul Mutholib, S.H, menyampaikan bahwa musibah ini bukan hanya tragedi bagi daerah terdampak, tetapi duka bersama bangsa Indonesia.
“Saudara-saudara kita di Sumatera sedang menahan pedih yang luar biasa. Sudah seharusnya kita hadir, karena empati adalah cerminan kemanusiaan. Hari ini, mereka membutuhkan uluran tangan kita untuk tetap bertahan,” ujarnya penuh keprihatinan.
PPWI Jambi Buka Gerakan Aksi Peduli Bencana
PPWI Provinsi Jambi telah menginisiasi Gerakan Aksi Tanggap Peduli Bencana sebagai wujud nyata solidaritas. Melalui gerakan ini, PPWI mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh para korban, berupa:
Donasi dana
Sembako dan makanan siap konsumsi
Air mineral
Selimut, pakaian layak pakai
Obat-obatan dan perlengkapan medis
Serta bentuk bantuan kemanusiaan lainnya
Bantuan dapat disalurkan melalui rekening resmi PPWI Provinsi Jambi:
BANK BRI
No. Rekening: 7338 0102 6643 535
a.n Abdul Mutholib
Konfirmasi bantuan dapat disampaikan melalui kontak:
📞 082241486088 / 082280060114
Sekecil Apa Pun Bantuan, Sangat Berarti Bagi Mereka
Saat ini, ribuan warga terdampak hidup dalam keterbatasan. Mereka menunggu makanan, membutuhkan tempat berlindung, dan berharap ada uluran tangan yang membuat mereka tidak merasa sendirian.
“Tidak ada bantuan yang terlalu kecil. Setiap rupiah yang disalurkan adalah harapan. Setiap selimut yang diberikan adalah kehangatan. Setiap perhatian yang kita kirimkan adalah penyambung nyawa bagi saudara-saudara kita,” tambah Ketua PPWI Jambi.
PPWI Provinsi Jambi meyakini bahwa masyarakat Jambi memiliki rasa empati yang kuat. Sejak dahulu, rakyat Jambi selalu berada di garis depan dalam aksi solidaritas kemanusiaan.
Kini, panggilan itu kembali hadir:
Buka hatimu, Jambi. Saudara kita membutuhkan kita.
Semoga kepedulian dan bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang tidak terputus dan menjadi cahaya bagi saudara-saudara kita yang sedang berada dalam masa sulit.
Pewarta ; wiranto Manalu.S.sos
Redaksi. ; fikiranrajat.id

























Discussion about this post