JAMBI,BERSAMA RAJAT.ID – Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pendidikan (Disdik) kembali memantik sorotan tajam publik. Tanpa kompromi terhadap urgensi anggaran pendidikan, Disdik Provinsi Jambi menggelontorkan dana fantastis mencapai Rp4,189 Miliar hanya untuk pengadaan perlengkapan sekolah berupa sepatu, buku tulis, tas, pena, seragam, hingga kaos kaki.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP dengan Kode RUP 56074350, paket kegiatan bertajuk “Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat” ini menyedot dana APBD sebesar Rp4.189.687.698,-.
Pembagian Anggaran yang Membekak
Dalam rincian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang tertera pada portal resmi pengadaan, dana miliaran tersebut terpecah ke dalam 6 sub-rekening anggaran (MAK) APBD 2025:
- MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.50.001. 00451: Rp921.620.000,- - MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.30.013. 01072: Rp587.294.400,- - MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.30.009. 00189: Rp802.445.000,- - MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.50.001. 00446: Rp137.022.648,- - MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.50.001. 00447: Rp1.669.085.600,- - MAK 1.01.02.1.01.0039.5.1.02.01.
01.0039.1.1.1.20.10.30.009. 00188: Rp72.220.050,-
Pengadaan paket senilai Rp4,18 Miliar ini dilaksanakan melalui metode E-Purchasing dengan jadwal pemilihan penyedia yang telah diumumkan sejak 31 Januari 2025.
Transparansi Kunci, Jangan Sampai Ada “Bancakan”!
Besarnya nominal angka yang dikucurkan untuk item-item seragam dan alat tulis ini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), Kejaksaan, hingga BPK RI untuk memantau ketat proses pengadaan hingga pendistribusiannya di lapangan.
Publik menuntut jawaban tegas dan transparan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi:
- Berapa kuantitas dan rincian harga satuan (unit price) dari sepatu, seragam, dan alat tulis tersebut sehingga menyedot angka hingga Rp4,18 Miliar?
- Siapa saja penerima manfaat secara konkret, dan apakah kriteria penerima benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan agar tidak menjadi proyek formalitas belaka?
- Bagaimana kepastian kualitas barang yang dibeli via E-Purchasing tersebut agar sesuai dengan uang rakyat yang dikeluarkan?
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait rincian detail penerima serta spesifikasi harga satuan dari paket proyek miliaran tersebut. Bersama Rajat.id akan terus mengawal dan menelusuri alokasi dana publik ini hingga tuntas. (Red)























Discussion about this post