• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Merajut Persahabatan Antarbangsa: Wilson Lalengke Dukung Penuh “Moroccan Cultural Week” di Jakarta

    Dari Diva Kebudayaan Hingga Senator Handal: Maya Rumantir dan Peluang Mengabdi di Jajaran Eksekutif

    Polsek Limun Bergerak Cepat! Mediasi Tuntas, Potensi Konflik Warga Pulau Pandan dan SAD Kutur Berhasil Didamaikan

    DANA KARHUTLA MEMBENTUR BIROKRASI: Plt BPKAD Sebut Kadis Kesehatan Luar Kota, Warga Sarolangun Jadi Korban!

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    SANDIWARA PENGEMBALIAN UANG: Delik Korupsi PUPR Sarolangun Rp9,8 Miliar Dicicil, Hukum Tajam ke Mana?

    EDITORIAL : Komersialisasi Lahan Negara di Singkut: Wujud Nyata Pembiaran dan Keretakan Tata Kelola Aset

    Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara

    Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Merajut Persahabatan Antarbangsa: Wilson Lalengke Dukung Penuh “Moroccan Cultural Week” di Jakarta

    Dari Diva Kebudayaan Hingga Senator Handal: Maya Rumantir dan Peluang Mengabdi di Jajaran Eksekutif

    Polsek Limun Bergerak Cepat! Mediasi Tuntas, Potensi Konflik Warga Pulau Pandan dan SAD Kutur Berhasil Didamaikan

    DANA KARHUTLA MEMBENTUR BIROKRASI: Plt BPKAD Sebut Kadis Kesehatan Luar Kota, Warga Sarolangun Jadi Korban!

    Langkah Cepat Pemerintah Kerajaan Maroko, Wujud Komitmen Terhadap Integritas dan Tata Kelola Konstitusional

    SANDIWARA PENGEMBALIAN UANG: Delik Korupsi PUPR Sarolangun Rp9,8 Miliar Dicicil, Hukum Tajam ke Mana?

    EDITORIAL : Komersialisasi Lahan Negara di Singkut: Wujud Nyata Pembiaran dan Keretakan Tata Kelola Aset

    Strategi Anggaran Maroko 2027: Wujud Visi Berkelanjutan King Mohammed VI demi Kesejahteraan Rakyat hingga Wilayah Sahara

    Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Tembok Bungkam Penguasa: Mengurai Dugaan Skandal Asmara, Hukum Sandera, dan Runtuhnya Etika Publik di Pekanbaru

Tembok Bungkam Penguasa: Mengurai Dugaan Skandal Asmara, Hukum Sandera, dan Runtuhnya Etika Publik di Pekanbaru

by admin
20.06.2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Nasional
0

 

Pekanbaru – Teori politik klasik selalu mengingatkan bahwa ujian terbesar seorang pemegang kekuasaan bukanlah kemampuannya menghadapi musuh dari luar, melainkan kepiawaiannya dalam menjaga moralitas domestik dan integritas personal. Ketika moralitas itu retak, seluruh bangunan legitimasi kepemimpinan akan ikut luruh.

Realitas pahit inilah yang kini sedang dipertontonkan secara vulgar di panggung birokrasi Kota Pekanbaru. Jagat maya dan ruang publik lokal mendadak diguncang oleh isu yang sangat sensitif sekaligus memuakkan: dugaan skandal asmara terlarang antara Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru dengan Putri Arum, istri dari bawahannya sendiri, Martin Manoluk, S.T., yang kini menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Sengkarut ini menjadi kian liar ketika saluran-saluran jurnalistik mencoba melakukan fungsi kontrol sosial demi menegakkan kebenaran. Menghormati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan mengimplementasikan Kode Etik Pewarta Warga, sejumlah awak media telah mengirimkan pesan konfirmasi dan permintaan klarifikasi langsung ke nomor seluler pribadi sang Walikota maupun Martin Manoluk. Ruang seluas-luasnya telah diberikan kepada para pemegang otoritas tersebut untuk mencerahkan publik, meluruskan informasi, sekaligus memotong potensi fitnah agar tidak menggelinding menjadi bola liar.

Namun, tanggapan yang didapat justru nihil. Tembok kebungkaman yang kokoh dipilih oleh para petinggi Kota Pekanbaru tersebut. Di dalam sosiologi komunikasi massa, ada adagium hukum yang tak tertulis: “Qui tacet consentire videtur”—siapa yang berdiam diri dianggap memberikan persetujuan. Sikap bungkam seribu bahasa ini secara instan melahirkan persepsi sekaligus pembenaran di tengah masyarakat bahwa isu miring tersebut mengandung kebenaran materiil yang nyata.

Melihat pembusukan moral yang berjalan linier dengan penyalahgunaan wewenang ini, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, melayangkan kritik keras tanpa kompromi. Bagi alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, diamnya seorang pejabat dalam pusaran skandal bukanlah bentuk wibawa, melainkan cerminan dari ketakutan dan kepongahan struktural.

“Kebungkaman Walikota Pekanbaru dan Martin Manoluk adalah penghinaan nyata terhadap hak tahu masyarakat (public’s right to know). Ketika jurnalis memberikan ruang hak jawab tetapi diabaikan, itu membuktikan mereka tidak memiliki hujah moral untuk membela diri. Lebih jauh, skandal asmara ini berkelindan dengan indikasi korupsi yang sangat kental. Bagaimana mungkin seorang istri ASN biasa bisa mengoleksi puluhan tas mewah bernilai ratusan juta rupiah jika tidak ada pasokan dana haram atau gratifikasi fasilitas dari sang pemegang kekuasaan tertinggi?” tegas Wilson Lalengke dari Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Lantaran aroma transaksional jabatan sangat menyengat, di mana Martin Manoluk diduga diberikan karpet merah sebagai Plt. Kadis Perkim demi menyumpal skandal domestik ini, lulusan sarjana pendidikan darFKIP Universitas Riau itu mendesak lembaga penegak hukum pusat untuk segera bertindak. Pria asal Pekanbaru, Riau, yang sekarang tinggal di Jakarta ini meminta dengan sangat demi marwah negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) agar member atensi serius terkait masalah sinyalemen amoral pejabat di kampungnya itu.

“KPK dan Kejagung jangan tinggal diam! Segera panggil, periksa, dan selidiki kedua pejabat ini. Audit investigatif seluruh aset kekayaan mereka, terapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Rakyat tidak boleh terus-menerus disuguhi tontonan kebejatan moral birokrat yang membarter jabatan publik demi memuaskan hasrat birahi dan keserakahan materiil,” seru lulusan pasca sarjana bidang Applied Ethics dari Utrecht University, The Netherlands, dan Linkoping University, Sweden, ini.

Secara filosofis, skandal kebungkaman dan dugaan perselingkuhan transaksional di Pekanbaru ini membentur pemikiran etika mendasar dari filsuf besar Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), mengenai Kewajiban Moral (Deontologi). Kant menyatakan bahwa tindakan seorang pemimpin harus didasarkan pada prinsip yang dapat dijadikan hukum universal.

Ketika seorang pemimpin menggunakan posisinya untuk melanggar batas etika perkawinan dan memanfaatkan struktur jabatan untuk meredam protes suami sah, ia telah mereduksi nilai kemanusiaan dan merusak hukum moral universal. Kekuasaan tidak lagi dijalankan atas dasar kewajiban publik, melainkan demi kepuasan nafsu privat yang egois.

Sejalan dengan Kant, filsuf politik Thomas Hobbes (1588-1679) dalam Leviathan mengingatkan bahwa jika para penguasa yang diberi mandat untuk menjaga keteraturan justru menjadi pelaku utama kerusakan moral dan hukum, maka tatanan sosial akan bergeser menuju kekacauan. Negara atau pemerintah lokal kehilangan hak moralnya untuk dipatuhi apabila para pemimpinnya bertindak amoral dan memperlakukan hukum acara pidana sekadar sebagai alat pemukul untuk membungkam para aktivis yang membongkar borok mereka.

Kasus ini juga merupakan pelanggaran telanjang terhadap nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Pejabat yang beradab tidak akan menyembunyikan kebenaran di balik tembok bungkam, dan tidak akan mengkriminalisasi warga negara yang menuntut transparansi. Penyelewengan wewenang ini juga menabrak Sila Kelima, karena ketika jabatan publik dan anggaran daerah tersedot untuk mengamankan kenyamanan gaya hidup mewah segelintir elite, hak-hak keadilan sosial bagi seluruh rakyat Pekanbaru telah dirampas secara paksa. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dari KPK dan Kejagung kini menjadi satu-satunya jalan untuk mengembalikan marwah keadilan di bumi Riau. (TIM/Red)

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Mancanegara

Merajut Persahabatan Antarbangsa: Wilson Lalengke Dukung Penuh “Moroccan Cultural Week” di Jakarta

29.10.2026
Nasional

Dari Diva Kebudayaan Hingga Senator Handal: Maya Rumantir dan Peluang Mengabdi di Jajaran Eksekutif

28.10.2026
Hukrim

Modus Jebakan ‘Keringanan Pembayaran’, Pihak Finance di Jambi Diduga Tahan Kendaraan Warga Secara Sepihak! LPKNI Resmi Polisikan ke Polresta Jambi

28.10.2026
Hukrim

KSPPS BTM TAQWA SINGKUT DIGUNCANG ISU KREDIT FIKTIF & SITA PAKSA CACAT HUKUM, MANA NYALI PLT KADIS KOPERASI BUSTRA DESMAN?

28.10.2026
Hukrim

DERMAGA MAUT TANPA STATUS HUKUM: DR. HERMON DEKRISTO DIDESAK TURUN TANGAN, PERIKSA KEJARI TANJAB BARAT YANG DIDUGA MASUK ANGIN!

28.10.2026
Hukrim

Kasus Korupsi Jalan Muaro Jambi Dihentikan Sepihak? Publik Desak Aswas Kejati Jambi Evaluasi Kinerja Penyidik

27.10.2026
Next Post

STOP MAINKAN HAKIM SENDIRI! Ikut-Ikutan Menggrebek Warga, Siap-Siap Dijebloskan ke Penjara!

MELANGGAR HUKUM! Redaksi Orasi.id Diduga Tabrak UU ITE dan UU Medis, Lecehkan Privasi Ruang Visum RS Bhayangkara Jambi

ORASI.ID DISOROT! Publikasi Foto Ruang Visum RS Bhayangkara Jambi Diduga Langgar Privasi Medis dan Etika Jurnalistik

Marwah Polri Dipertaruhkan! Kapolda Jambi dan Karumkit Bhayangkara Ditantang Seret Redaksi Orasi.id ke Jalur Hukum

Kawal Kemerdekaan Pers: PPWI Siapkan Gugatan Praperadilan Lawan Kapolri Hingga Kasat Reskrim Pekanbaru

Discussion about this post

Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei   Jul »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SKANDAL BESAR BUNGO: Foto ‘Liquid’ Misterius Ketua NasDem Jumiwan Aguza Bergulir, Chat Akun Instagram ‘castellio_azzahra.sst’ Bocorkan Dugaan Pemakai hingga Bisnis Prostitusi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah