• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

    Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli

    Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus

    Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi

    Fakta Persidangan Ungkap Bayu Sugara Tinggalkan Lokasi Sebelum Penusukan, Kuasa Hukum Minta Hakim Objektif Menilai Perkara

    Polemik Film Dokumenter “Pesta Babi”: Antara Keterbukaan Informasi, Pelindungan Data Pribadi, dan Konflik Agraria Papua

    HEADLINE: FILOSOFI LOGO PPWI BONGKAR SEMANGAT PERLAWANAN, WILSON LALENGKE: TETAPLAH DI JALAN KEBENARAN WALAU SENDIRIAN DAN DICIBIR!

    Prof. Sahuri Lasmadi Soroti Skandal Jalan Wongkito: Kejati Sudah Limpahkan Berkas, Kejari Muaro Jambi Tak Punya Alasan Tunda Periksa Dinas PUPR!

    Satu Tahun Jargon ‘Kota Jambi Bahagia’: Realita Jalan Berlubang, Sampah Menyengat, dan Pemimpin yang Gemar Seremonial

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

    Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli

    Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus

    Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi

    Fakta Persidangan Ungkap Bayu Sugara Tinggalkan Lokasi Sebelum Penusukan, Kuasa Hukum Minta Hakim Objektif Menilai Perkara

    Polemik Film Dokumenter “Pesta Babi”: Antara Keterbukaan Informasi, Pelindungan Data Pribadi, dan Konflik Agraria Papua

    HEADLINE: FILOSOFI LOGO PPWI BONGKAR SEMANGAT PERLAWANAN, WILSON LALENGKE: TETAPLAH DI JALAN KEBENARAN WALAU SENDIRIAN DAN DICIBIR!

    Prof. Sahuri Lasmadi Soroti Skandal Jalan Wongkito: Kejati Sudah Limpahkan Berkas, Kejari Muaro Jambi Tak Punya Alasan Tunda Periksa Dinas PUPR!

    Satu Tahun Jargon ‘Kota Jambi Bahagia’: Realita Jalan Berlubang, Sampah Menyengat, dan Pemimpin yang Gemar Seremonial

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » PPWI Minta Polisi Tangkap Preman Berkedok Ormas Penyiksa Wartawan di Kuningan!

PPWI Minta Polisi Tangkap Preman Berkedok Ormas Penyiksa Wartawan di Kuningan!

by admin
28.05.2026
in Berita, Daerah, Hukrim, Nasional, Pendidikan, Politik
0

JAKARTA, Bersamarajat.id – Dunia pers tanah air kembali berdarah dan dicoreng oleh aksi premanisme jalanan. Kali ini, intimidasi brutal menimpa wartawan media KabarSBI.com di wilayah Kuningan pada 25 Mei 2026 lalu. Menanggapi insiden memuakkan tersebut, Ketua Umum Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., angkat bicara dengan nada geram dan kecaman super keras.

Alumni Lemhannas PPRA 48 Tahun 2012 yang juga menjabat sebagai Perwakilan Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional untuk Indonesia ini menegaskan, serangan terhadap pers adalah bukti nyata cacatnya demokrasi dan pengingkaran hukum yang telanjang.

Premanisme Sombong: Siapa di Balik Mereka?

Wilson Lalengke menyoroti fakta miris di lapangan. Hingga detik ini, para pelaku pengerudukan dan pengancaman tersebut masih bebas berkeliaran menghirup udara segar. Mereka berlagak jumawa, seolah-olah kebal hukum dan menganggap wilayah hukum NKRI sebagai milik pribadi atau kelompok mereka.

Sikap menantang hukum yang dipertontonkan para pelaku memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat:

  • Siapa sebenarnya mereka?
  • Kekuatan gelap apa yang membekingi mereka hingga berani bertindak sewenang-wenang?
  • Ada apa dengan penegakan hukum di Kuningan? Mengapa hukum seolah tak berkutik dan tunduk di bawah ketiak budaya kekerasan?

“Aksi pengerudukan, ancaman, dan segala bentuk intimidasi yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap insan pers adalah tindakan biadab, tidak beradab, dan sangat tercela! Ini bukan sekadar melukai fisik dan mental wartawan, tapi merampas hak konstitusional seluruh rakyat Indonesia untuk tahu kebenaran,” ujar Wilson dengan nada berwibawa dan menekan.

Hukum Harus Tegak: Copot Kedok Ormas Radikal!

Wilson mengingatkan dengan tegas bahwa di mata hukum, tidak ada satu pun manusia atau kelompok di Indonesia yang memiliki imunitas. Prinsip Equality Before the Law (persamaan di hadapan hukum) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar oleh kompromi busuk apa pun.

Oleh karena itu, PPWI mendesak keras aparat kepolisian setempat untuk segera:

  1. Bergerak Cepat: Tangkap para pelaku utama di lapangan tanpa menunda-nunda waktu.
  2. Bongkar Aktor Intelektual: Usut tuntas hingga ke akar-akarnya untuk mencari dalang atau penyandang dana di balik aksi premanisme ini.
  3. Sikat Kedok Ormas: Bersihkan tindakan premanisme yang bersembunyi atau dikamuflasekan di balik nama besar organisasi masyarakat (Ormas) atau golongan tertentu.

“Jika Polisi Lembek, Demokrasi Runtuh!”

Sebagai pilar keempat demokrasi, pers tidak boleh dibiarkan berjalan sendirian di bawah ancaman teror. Negara, melalui aparat penegak hukum, memiliki kewajiban mutlak untuk hadir memberikan perlindungan total.

“Jika aparat penegak hukum gagal bertindak tegas, gagal bersikap jujur, bijaksana, dan transparan, maka yakinlah bangunan demokrasi kita akan runtuh perlahan-lahan. Demokrasi akan dihancurkan oleh tangan-tangan kotor yang merasa berkuasa dan menghalalkan segala cara untuk menutup-nutupi kebenaran,” tegas Wilson tanpa kompromi.

PPWI Pasang Badan, Kawal Kasus Hingga Tuntas

Menutup pernyataannya, Wilson Lalengke menegaskan bahwa PPWI secara kelembagaan tidak akan pernah tinggal diam. Kasus ini tidak akan dibiarkan menguap begitu saja atau hilang ditelan waktu.

PPWI akan mengerahkan segala lini untuk mengawal proses hukum ini sampai para preman pemukul wartawan tersebut mengenakan rompi tahanan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan meja hijau.

Langkah ini diambil demi menjaga marwah profesi jurnalistik agar para kuli tinta di seluruh pelosok negeri dapat bekerja dengan aman, tenang, dan merdeka dari segala bentuk intervensi dan terorisme jalanan. Pers harus tetap tegak lurus pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik demi menyuarakan kebenaran kepada publik. (Lkn/Red)

ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

03.06.2026
Berita

Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli

03.06.2026
Berita

Tasyakuran Kelulusan SMP Negeri 3 Kota Cilegon Berlangsung Khidmat, 341 Siswa Kelas IX Dinyatakan Lulus

03.06.2026
Berita

Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi

03.06.2026
Berita

Fakta Persidangan Ungkap Bayu Sugara Tinggalkan Lokasi Sebelum Penusukan, Kuasa Hukum Minta Hakim Objektif Menilai Perkara

03.06.2026
Berita

Polemik Film Dokumenter “Pesta Babi”: Antara Keterbukaan Informasi, Pelindungan Data Pribadi, dan Konflik Agraria Papua

02.06.2026
Next Post

MK KETUK PALU MUTLAK: HUTAN ADAT BUKAN MILIK NEGARA, STOP RAMPAS TANAH RAKYAT!

‎DPD Golkar Jambi Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing di Idul Adha 1447

Sinyal Tegas Kapolres Mukomuko: Kasus KMD Ujung Padang Saya Pegang Langsung, Hapus Praktik Main Mata

Wilson Lalengke: Jangan Lindungi Pelaku! Kapolres Mukomuko Wajib Awasi Tegas Perkara Dugaan Persetubuhan Anak

Kepemimpinan Badan Gizi Nasional: Antara Harapan Publik dan Tuntutan Reformasi

Discussion about this post

Mei 2026
SSRKJSM
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah