MUARO BUNGO – FikiranRajat.id
Upaya memperoleh kejelasan penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Sabil, mahasiswa, kembali menemui jalan buntu. Kapolres Muara Bungo tercatat dua kali tidak memberikan respons atas konfirmasi resmi yang disampaikan redaksi FikiranRajat.id terkait perkembangan perkara tersebut.
Konfirmasi pertama dan kedua diajukan secara tertulis dengan bahasa formal dan berbasis dokumen, menyangkut status penanganan perkara, alasan belum adanya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) lanjutan, serta tindak lanjut penyidikan. Namun hingga melewati tenggat waktu yang patut, tidak ada jawaban atau penjelasan resmi dari Kapolres Muara Bungo.
Sebelumnya, redaksi juga telah mengajukan konfirmasi kepada jajaran penyidik Unit PPA. Salah satu anggota penyidik hanya memberikan jawaban normatif, sementara Kanit PPA tidak memberikan respons. Kondisi ini memperkuat sorotan publik terhadap keterbukaan dan akuntabilitas penanganan perkara yang ditangani Polres Muaro Bungo.
Pihak korban diketahui telah menerima dua SP2HP. Namun, SP2HP tersebut telah diterima sejak cukup lama dan hingga kini tidak disertai pemberitahuan lanjutan mengenai perkembangan perkara. Situasi ini menimbulkan ketidakpastian hukum bagi korban dan keluarga, sekaligus pertanyaan publik mengenai transparansi proses penegakan hukum.
Sebagai bagian dari fungsi kontrol publik, redaksi menyampaikan bahwa konfirmasi dilakukan semata-mata untuk kepentingan pemberitaan yang berimbang dan akurat, serta memastikan hak publik atas informasi terpenuhi. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi apabila pihak kepolisian memberikan penjelasan resmi di kemudian hari.























Discussion about this post