• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    SAH SECARA PROSEDUR, HARAM SECARA ETIKA: Mengorbankan Jaksa Berprestasi Demi Kepentingan Siapa?

    Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Kampus

    Lelang Gelap Aset Nasabah, PT BAF Digugat ke PN Jakarta Timur, Wilson Lalengke Ingatkan Publik Terkait Perusahaan Leasing Nakal

    Kejagung Didesak Segera Evaluasi Kejati Jambi dan Kejari Muaro Jambi Akibat Pengangkangan Aturan dan Mandeknya Penegakan Hukum

    Arogansi Kasir Alfamart Lebak Bandung: Pembeli Minta Rokok 12 Batang Diberi 16 Batang, Saat Ditukar Malah Ditolak Alasan Struk Keluar!

    Statement by the Royal Office Regarding the NWM Development Program

    GUBERNUR MANGKIR, RAKYAT BERONTAK: DEMONSTRASI JILID III DI KANTOR GUBERNUR JAMBI MEMANAS, PAGAR JEBOL, TRANSPARANSI KARHUTLA DIABAIKAN!

    Merajut Persahabatan Antarbangsa: Wilson Lalengke Dukung Penuh “Moroccan Cultural Week” di Jakarta

    Dari Diva Kebudayaan Hingga Senator Handal: Maya Rumantir dan Peluang Mengabdi di Jajaran Eksekutif

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    SAH SECARA PROSEDUR, HARAM SECARA ETIKA: Mengorbankan Jaksa Berprestasi Demi Kepentingan Siapa?

    Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Kampus

    Lelang Gelap Aset Nasabah, PT BAF Digugat ke PN Jakarta Timur, Wilson Lalengke Ingatkan Publik Terkait Perusahaan Leasing Nakal

    Kejagung Didesak Segera Evaluasi Kejati Jambi dan Kejari Muaro Jambi Akibat Pengangkangan Aturan dan Mandeknya Penegakan Hukum

    Arogansi Kasir Alfamart Lebak Bandung: Pembeli Minta Rokok 12 Batang Diberi 16 Batang, Saat Ditukar Malah Ditolak Alasan Struk Keluar!

    Statement by the Royal Office Regarding the NWM Development Program

    GUBERNUR MANGKIR, RAKYAT BERONTAK: DEMONSTRASI JILID III DI KANTOR GUBERNUR JAMBI MEMANAS, PAGAR JEBOL, TRANSPARANSI KARHUTLA DIABAIKAN!

    Merajut Persahabatan Antarbangsa: Wilson Lalengke Dukung Penuh “Moroccan Cultural Week” di Jakarta

    Dari Diva Kebudayaan Hingga Senator Handal: Maya Rumantir dan Peluang Mengabdi di Jajaran Eksekutif

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Bersama Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih

Rakyat Papua Marah atas Pembakaran Mahkota Cenderawasih

Robert Wanma: Pelakunya Harus Diproses Hukum

by admin
27.10.2025
in Berita, Daerah, Hukrim, Lingkungan, Mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Ragam
0

Sorong, – Gelombang kemarahan melanda masyarakat Papua di seluruh Indonesia atas pembakaran sejumlah Mahkota Cenderawasih — penutup kepala tradisional berhias bulu Burung Cenderawasih — oleh otoritas konservasi di Merauke, Provinsi Papua Selatan.

 

Peristiwa yang terjadi pada 15 Oktober 2025 itu dilakukan oleh petugas BBKSDA Papua bersama sejumlah oknum berpakaian TNI, Polri, dan ASN. Aksi tersebut awalnya diklaim sebagai bagian dari penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liar ilegal, namun di mata masyarakat Papua, hal itu justru dianggap sebagai tindakan tidak beradab dan penodaan terhadap warisan budaya serta simbol identitas orang Papua.

 

Salah satu suara paling lantang datang dari Robert George Julius Wanma, anggota DPR Papua Barat Daya asal Kabupaten Raja Ampat. Ia mengutuk keras insiden tersebut, menyebutnya sebagai penghinaan terang-terangan terhadap martabat orang Papua.

 

“Pemerintah Indonesia selama ini memperlakukan kami orang Papua seolah-olah tidak berharga di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Robert Wanma dalam pernyataan publik, Sabtu, 25 Oktober 2025.

 

 

 

Dengan nada emosional, Robert menegaskan bahwa pembakaran Mahkota Cenderawasih adalah bentuk perendahan martabat dan penghancuran simbol kehormatan orang Papua.

 

“Mereka telah merampas hutan kami, tanah kami, kekayaan alam kami — dan sekarang mereka menginjak-injak kehormatan kami,” tegasnya.

 

 

 

Kemarahan itu mencerminkan perasaan kolektif masyarakat Papua yang melihat pembakaran mahkota bukan hanya sebagai pelanggaran hukum, melainkan juga penghinaan budaya dan spiritual. Burung Cenderawasih, atau bird of paradise, memiliki makna mendalam dalam tradisi Papua sebagai simbol kepemimpinan, kesakralan, serta hubungan manusia dengan leluhur dan alam.

 

Robert Wanma menuntut agar pemerintah bertindak tegas:

 

“Saya meminta Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar serius menanggapi masalah ini. Semua pelaku harus dihukum, termasuk yang berasal dari TNI, Polri, dan ASN — mereka harus dipecat dan dipenjara.”

 

 

 

Kecaman serupa disampaikan oleh tokoh adat dan aktivis Papua. Seorang tetua dari Boven Digoel menilai pembakaran tersebut bukan sekadar soal benda budaya, tetapi tentang jati diri dan keberadaan orang Papua.

 

“Ini bukan hanya tentang bulu burung Cenderawasih. Ini tentang jiwa kami, harga diri kami, tempat kami di negara ini,” ujarnya.

 

 

 

Tokoh pemuda Papua, Sem Gombo dari Jayapura, menambahkan bahwa kebijakan konservasi harus dijalankan dengan menghormati nilai-nilai adat.

 

“Kita tidak bisa melindungi alam dengan melenyapkan orang-orang yang hidup selaras dengannya,” katanya.

 

 

 

Peristiwa ini kembali memunculkan ketegangan lama antara Pemerintah Pusat dan masyarakat Papua, yang selama ini merasa terpinggirkan dan dieksploitasi. Para pengamat menilai, insiden ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk memperbaiki pendekatan terhadap masyarakat adat Papua dengan lebih berkeadilan, menghormati budaya, dan menjunjung martabat manusia.

 

Apakah pemerintah akan menindak pelaku dan menjawab jeritan rakyat Papua — atau kembali diam seperti sebelumnya — masih menjadi pertanyaan besar.

 

📹 Video terkait: https://youtube.com/shorts/iJAme7OjQ9U_

 

(TIM/Red)

 

Tags: Mahkota CendrawasihMasyarakat papuaPapuaSorong
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

SAH SECARA PROSEDUR, HARAM SECARA ETIKA: Mengorbankan Jaksa Berprestasi Demi Kepentingan Siapa?

30.10.2026
Hukrim

Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Kampus

30.10.2026
Hukrim

Lelang Gelap Aset Nasabah, PT BAF Digugat ke PN Jakarta Timur, Wilson Lalengke Ingatkan Publik Terkait Perusahaan Leasing Nakal

30.10.2026
Nasional

Kejagung Didesak Segera Evaluasi Kejati Jambi dan Kejari Muaro Jambi Akibat Pengangkangan Aturan dan Mandeknya Penegakan Hukum

30.10.2026
Berita

Arogansi Kasir Alfamart Lebak Bandung: Pembeli Minta Rokok 12 Batang Diberi 16 Batang, Saat Ditukar Malah Ditolak Alasan Struk Keluar!

30.10.2026
Hukrim

Batas 60 Hari Dilanggar Setengah Dekade: Kejaksaan Harus Borgol Rekanan Nakal PUPR Sarolangun, Bukan Sekadar Seremonial!

30.10.2026
Next Post

Satgas PPKPT UMB Diduga Tak Netral, Dosen Hukum Nirmala Tekan Keluarga Mahasiswa untuk Berdamai

PPWI Lampung Timur Gelar Rakorcab Bahas Sertifikasi Kompetensi Wartawan BNSP, Gratis untuk Anggota

Raja dan Sultan, Pemimpin Adat, Tokoh Etnis-Suku, Tokoh Agama-Masyarakat Bersatu di Ternate: Deklarasi Kebangsaan untuk Indonesia Emas 2045

Satgas PPKPT UMB Diduga Tak Netral: Diam Saat Mahasiswa Dianiaya, Bergerak Saat Keluarga Korban Laporkan Balik

Coretan Kecil tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa

Discussion about this post

Oktober 2025
SSRKJSM
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« Sep   Nov »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SKANDAL BESAR BUNGO: Foto ‘Liquid’ Misterius Ketua NasDem Jumiwan Aguza Bergulir, Chat Akun Instagram ‘castellio_azzahra.sst’ Bocorkan Dugaan Pemakai hingga Bisnis Prostitusi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah