
Nuryadi secara tegas membantah narasi yang menyebut dirinya sengaja “bungkam” atau menghindar dari konfirmasi wartawan. Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut terjadi karena dirinya memang belum menguasai persoalan administrasi masa lalu dan tidak memiliki data terkait lahan yang dimaksud.
“Terkait saya tidak menjawab konfirmasi dari redaksi Bersamarajat.id mengenai permasalahan tanah transmigrasi tersebut, itu karena saya benar-benar tidak tahu dan belum memiliki data-datanya. Saya ini baru dilantik menjadi Kepala Desa Bukit Murau kurang lebih 20 hari. Jadi, saya tidak pernah mengatakan atau mengklaim bahwa tanah warga adalah tanah desa,” ujar Nuryadi kepada redaksi.
Kendati demikian, Nuryadi meluruskan mengenai program penataan aset yang sempat disalahpahami. Ia membenarkan bahwa penertiban aset merupakan salah satu janji politiknya saat masa kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bukit Murau beberapa waktu lalu.
“Saat kampanye dulu, saya memang memberikan statement kepada masyarakat bahwa salah satu program kerja saya adalah menertibkan aset-aset desa, termasuk aset berupa tanah. Namun, tujuannya adalah mendata kembali mana yang benar-benar hak desa agar administrasinya rapi, bukan mengklaim sepihak tanah milik masyarakat,” jelasnya.
Untuk menyelesaikan polemik ini secara transparan dan menghindari kesimpangsiuran informasi, Nuryadi mengundang warga yang merasa memiliki hak atas lahan tersebut untuk datang langsung ke kantor desa.
“Kami mengimbau dan mengharapkan kepada warga desa yang bersangkutan, silakan datang ke Kantor Desa dengan membawa dokumen Surat Keterangan Tanah (SKT) atau bukti kepemilikan lainnya. Mari kita bersilaturahmi, bertemu dengan saya dan jajaran perangkat desa,” tutur Nuryadi.
Ia menegaskan bahwa Pemdes Bukit Murau sangat terbuka untuk berdialog guna mencari solusi terbaik demi keharmonisan masyarakat.
“Silakan datang, pintu kantor desa terbuka lebar. Kita buka data bersama secara transparan dan bicarakan baik-baik demi kejelasan status tanah warga dan kemajuan desa kita,” pungkasnya. (Red)























Discussion about this post